Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pengalaman Mengajar terhadap Kinerja Guru Agama Islam SD (Studi di Kecamatan Temanggung Kabupaten Temanggung)
Abstract
Guru merupakan faktor yang teramat penting pada penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Tanpa guru yang baik, sekolah tidak akan mampu melaksanakan tugasnya untuk mencerdaskan anak didik. Karena disamping sebagai pendidik, guru juga berperan sebagai pembimbing, pengelola, motivator dan fasilitator dalam kegiatan belajar mengajar. Untuk memperoleh kemajuan di bidang pendidikan dibutuhkan guru yang mampu mengelola kegiatan belajar mengajar. Kemampuan tersebut dapat diperoleh di lembaga pendidikan guru dan pengalaman selama guru melaksanakan tugasnya. Sebagai rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :1) Apakah tingkat pendidikan berpengaruh terhadap kinerja guru ?. 2) Apakah pengalaman mengajar berpengaruh terhadap kinerja guru ?.
Adapuntujuan dari penelitian tesis ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan dan pengalaman mengajar terhadap kinerja guru Agama Islam Sekolah Dasar, Manfaat dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan khususnya, dalam bidang pendidikan, memberi pemahaman mengenai hubungan antara tingkat pendidikan dan pengalaman mengajar terhadap kinerja guru. Populasi dari penelitian ini adalah Guru Agama Islam SD di Kecamatan Temanggung yang berjumlah 41 orang guru yang memiliki tingkat pendidikan dan pengalaman mengajar yang berbeda. Untuk menemukan masalah yang akan diteliti penulis terlebih dahulu menentukan metode penelitian dan mengumpulkan data dari responden. Data yang sudah terkumpul dianalisa dan disajikan dalam bentuk tabel dan ilustrasi kasus-kasus sesuai dengan masalah yang dibahas. Dari analisa data tentang tingkat pendidikan dan pengalaman mengajar yang dikumpulkan, menunjukkan ada pengaruh yang positif terhadap kinerja guru yang dibuktikan dari hasil uji t hitung diperoleh nilai untuk variabel XI (tingkat pendidikan guru) sebesar 2,280 dengan signifikansi 0,028 sedang untuk variabel X2 (pengalaman mengajar guru) sebesar 2,772 dengan signifikansi 0,008. Jika dari t hitung dibanding dengan t tabel (2,021) maka t hitung > dari t tabel yang berarti bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Sehubungan dengan hal tersebut di atas, penulis menyarankan agar para guru berkemauan dan tetap semangat untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi untuk menambah pengetahuannya. Dengan pengalaman mengajar yang dimiliki, diharapkan guru dapat dengan mudah dan bijaksana dalam menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi oleh siswa-siswanya terutama dalam kegiatan belajarnya.
Collections
- Master of Islamic Studies [1637]
