Partisipasi Masyarakat terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan (Studi Analisis terhadap Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di MI Miftahul Huda Jati Karangan Trenggalek)
Abstract
Ada empat alasan yang menjadi dasar untuk meneliti partisipasi masyarakat terhadap peningkatan mutu pendidikan di MI Miftahul Huda. Pertama, mengingat MI Miftahul Huda merupakan sebuah institusi pendidikan nasional yang memiliki peran ganda, yaitu peran pengembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi dan peran membangun karakter bangsa dengan memiliki nilai-nilai moral religius. Kedua, madrasah juga memiliki peran, tugas, dan tanggung jawab untuk menghilangkan dikotomi pendidikan. Ketiga, MI Miftahul Huda merupakan sekolah yang memiliki partisipasi tinggi. Keempat, pada awalnya rumusan tentang KS/M memiliki wewenang dan peran yang strategis, namun dalam implementasinya lembaga ini dianggap bumerang bagi kepala sekolah. Penelitian ini mengkaji tiga aspek secara mendalam, yaitu: Bentuk lembaga partisipasi masyarakat di MI Miftahul Huda. Upaya lembaga partisipasi masyarakat dalam mendorong masyarakat berpartisipasi terhadap MI Miftahul Huda. Pola kerja lembaga partisipasi masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI Miftahul Huda. Metodologi Pendekatan yang dipilih untuk mengungkap keempat aspek tersebut adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode wawancara, pengamatan, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa MI Miftahul Huda merupakan sekolah yang bermutu dan memiliki partisipasi yang tinggi. Secara khusus dapat diuraikan berikut ini: (1) Bentuk lembaga partisipasi masyarakat terhadap madrasah diwadahi dalam empat lembaga partisipasi, yaitu: (a) partisipasi masyarakat luas atau stakeholders dalam KS/M. Untuk komite dibagi dua, yaitu: Badan Pengurus Harian (BPH) dan Badan Kehormatan (BK). BPH fokus pada persoalan pengelolaan keuangan sekolah yang transparan, akuntabel dan demokratis, dan menyadarkan masyarakat pentingnya berpartisipasi dan BK lebih pada pengembangan pemikiran kurikulum, proses, dan pemberdayaan SDM. (b) partisipasi orang tua siswa terwadah dalam POS, difokuskan pada masalah finansial, jasa, dan barang. (c) partisipasi alumni lebih pada publikasi dan pencitraan (boulding image). (d) partisipasi masyarakat melalui patnership saling menguntungkan (simbiosis mutualisme) melalui public relation (humas). (2) Upaya lembaga partisipasi masyarakat untuk mendorong masyarakat berpartisipasi terhadap MI Miftahul Huda secara umum ada dua pendekatan, yaitu: (a) pendekatan bahasa keagamaan dan ideologis dan (b) pendekatan motivasi kebutuhan pemenuhan diri (self-fulfilment) atau pendekatan mutu. (3) Pola kerja lembaga partisipasi masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan, yaitu melalui: (a) totalitas sistem administrasi dan (b) totalitas jaminan mutu.
Collections
- Master of Islamic Studies [1637]
