• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penerapan Pembelajaran Berbasis Kooperatif untuk Meningkatkan Aktivitas dan Motivasi Belajar Fiqih Siswa Kelas XI Jurusan Keagamaan MAN Wonosari

    Thumbnail
    View/Open
    11913125.pdf (6.404Mb)
    Date
    2013
    Author
    Tugiyono
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah pendidikan yang mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter pada diri peserta didik sehingga menjadi dasar bagi mereka dalam berpikir, bersikap, bertindak dalam mengembangkan dirinya sebagai individu, anggota masyarakat, dan warganegara. Hal ini sesuai dengan UU No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Pasal 3, yang menyebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Menanggapi hal tersebut, pelaksanaan pendidikan di madrasah diupayakan dengan menciptakan suatu sistem lingkungan yang memungkinkan terjadinya proses mengajar agar tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan dapat tercapai dan berhasil guna. Pembelajaran harus mampu meningkatkan aktivitas, motivasi dan prestasi belajar siswa. Karena itu, seorang guru dituntut memiliki kemampuan mengatur secara umum komponen-komponen pembelajaran dimaksud. Penelitian Eksperimen ini dalam pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Sedangkan pengolahan data menggunakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Teknik kualitatif digunakan untuk mengolah data dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik kuantitatif digunakan untuk mengolah data angket. Pelaksanaan pembelajaran kooperatif yang menanamkan nilai-nilai karakter berupa; kebersamaan, tanggung jawab, kedisiplinan, kemandirian dalam pembelajaran Fiqih mampu meningkatkan aktivitas belajar Fiqih siswa. Pada pembelajaran kooperatif I keaktifan siswa sebesar 78%, sedangkan pada pembelajaran kooperatif II sebesar 90%, dengan rata-rata sebesar 84%. Pelaksanaan pembelajaran kooperatif yang menanamkan nilai-nilai karakter berupa; kebersamaan, tanggung jawab, kedisiplinan, kemandirian dalam pembelajaran Fiqih juga dapat meningkatkan motivasi belajar Fiqih siswa. Hal ini terlihat dari prosentase peningkatan motivasi belajar Fiqih siswa sebesar 36,03% pada data awal (sebelum diterapkan model kooperatif) sebesar 36,18% pada pembelajaran kooperatif I dengan rerata nilai 72,21dan sebesar 89,08 pada pembelajaran kooperatif II setelah diterapkan model kooperatif, atau meningkat 16,87% dari pembelajaran I dan pembelajaran II. Prestasi belajar Fiqih siswa juga mengalami peningkatan setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif. Hal ini terlihat dari prosen-tase ketuntasan belajar secara klasikal yaitu pada tes ulangan akhir pembelajaran I sebesar 42,85%, dan pada tes akhir pembelajaran II sebesar 82,14%. Dengan rata- rata peningkatan dari data awal sebesar 92,85%.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/61212
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1637]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV