• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Peran Madrasah Sanawiyah dalam Pelaksanaan Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun di Kecamatan Cibereum

    Thumbnail
    View/Open
    9902079.pdf (4.687Mb)
    Date
    2001
    Author
    Abdussalam, Dudung
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun sudah dicanangkan oleh Pemerintah sejak tahun 1994 yang lalu. Tujuan utamanya adalah agar rakyat Indonesia minimal memiliki latar belakang pendidikan sekolah lanjutan tingkat pertama, yakni 6 tahun di SD/MI, dan 3 tahun di SLTP/MTs. Program tersebut dilaksanakan oleh seluruh institusi pendidikan, termasuk madrasah, baik Madrasah Ibtidaiyah maupun Madrasah Tsanawiyyah. Tesis ini bertujuan untuk menggali informasi mengenai peranan madrasah dalam pelaksanaan Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun di Kecamatan Cibeureum. Sifat penelitian adalah deskriptif, dengan tujuan untuk mendeskripsikan peranan madrasah dalam pelaksanaan Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun, dan kendala – kendala yang dihadapinya. Pemikiran yang melandasi penelitian ini adalah, bahwa sebagai lembaga pendidikan yang bercirikan khas Islam, madrasah memiliki kewajiban untuk menampung dan menjalankan fungsinya sebagai lembaga pendidikan Islam, termasuk melaksanakan program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data utama dilakukan melalui wawancara kepada para Kepala Madrasah Tsanawiyyah. Kemudian, data dianalisis dengan kualitatif berdasarkan hasil wawancara. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan menunjukkan, bahwa program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun di Kecamatan Cibeureum, sudah berjalan dengan baik, walaupun masih banyak kendala yang dihadapi, terutama masalah kurangnya tenaga pengajar, dan minimnya sarana belajar mengajar. Siswa yang belajar di madrasah masih minim bila dibandingkan dengan jumlah penduduk usia sekolah. Demikian pula jumlah gurunya masih kurang bila dibandingkan dengan rasio jumlah siswa. Oleh karena itu perlu adanya upaya yang sungguh – sungguh, baik dari pemerintah maupun pengelola madrasah.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/61161
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1637]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV