Kerjasama antara Orang Tua, Guru Agama dan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama Islam di SMP Negerei 1 Sukarame Kabupaten Tasikmalaya
Abstract
Salah satu masalah yang dialami pencapaian tujuan Pendidikan Agama Islam di sekolah adalah kekurangan jam pelajaran untuk pengajaran Pendidikan Agama Islam yang disediakan di sekolah-sekolah umum termasuk SMP. Masalah inilah yang dianggap sebagai penyebab utama timbulnya kekurangan para siswa dalam memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran agama Islam. Untuk menanggulangi masalah tersebut telah banyak dilakukan oleh berbagai pihak, salah satunya adalah dengan melakukan kerjasama antara orang tua, guru agama dan Kepala Sekolah dalam meningkatkan kualitas Pendidikan Agama Islam. Pertanyaannya adalah bagaimana pelaksanaan pembelajaran PAI di sekolah menengah umum pertama? Bagaimana kerjasama antara orang tua, guru agama dan Kepala Sekolah dalam meningkatkan kualitas Pendidikan Agama Islam? Dan, faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat kerjasama antara orang tua, guru agama dan Kepala Sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pelaksanaan pembelajaran PAI di SMP Negeri 1 Sukarame; untuk menggambarkan Bagaimana kerjasama antara orang tua, guru agama dan Kepala Sekolah dalam meningkatkan kualitas Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Sukarame; dan untuk menggambarkan faktor-faktor pendukung dan penghambat kerjasama antara orang tua, guru agama dan Kepala Sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Sukarame. Kerangka dasar pemikiran dalam penelitian ini adalah bahwa untuk meningkatkan kualitas Pendidikan Agama Islam di sekolah, maka diperlukan adanya kerjasama antara orang tua, guru agama dan Kepala Sekolah. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Sukarame dengan menggunakan pendekatan sosiokultural. Metode penelitian yang digunakan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi, studi kepustakaan, wawancara dan angket. Sampel dalam penelitian ini adalah 128 orang tua siswa SMP Negeri 1 Sukarame Tahun Pelajaran 2008/2009. Analisis data dilakukan dengan cara analisis data kualitatif yang berasal dari wawancara, dan analisis data kuantitatif yang berasal dari angket. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Sukarame sudah dilaksanakan dengan hasil katagori sedang, melalui pembelajaran teori di kelas dan pembelajaran praktek di luar kelas dengan orientasi pembelajaran mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Orang tua, guru agama dan Kepala Sekolah di SMP Negeri 1 Sukarame sudah melaksanakan kerjasama dengan hasil kualifikasi sedang, dalam meningkatkan kualitas Pendidikan Agama Islam. Kerjasama tersebut didukung oleh semua pihak, baik dukungan internal (guru, Kepala Sekolah, karyawan/tenaga kependidikan, dan sarana penunjang) maupun dukungan eksternal seperti orang tua, tokoh agama, pimpinan pesantren, dan masyarakat umumnya. Adapun hambatan kerjasama tersebut di antaranya adalah kurangnya sarana penunjang kelancaran kegiatan kerjasama, kurang memadainya sarana untuk melakukan praktek ibadah, kurangnya pengalokasian dana, dan kurangnya kemampuan guru PAI dalam menggunakan media pembelajaran.
Collections
- Master of Islamic Studies [1680]
