Implementasi Pendidikan Karakter di Pondok Pesantren Asrama Pelajar Islam Asri Tegalrejo Magelang
Abstract
Kondisi kerentanan anak didik dan demoralisasi dalam lingkup dunia pendidikan yang sudah sedemikian akut seakan membenarkan bahwa terdapat salah satu roh pendidikan di Indonesia yang hilang, yakni pembangunan watak (character building) peserta didik. Dalam konteks pendidikan karakter, pondok pesantren bukan lembaga sekolah atau madrasah, tetapi dalam pondok pesantren terdapat pilar-pilar dasar untuk melaksanakan pendidikan karakter. Misalnya saja ialah budaya hubungan tiga pilar pendidikan sekaligus, yakni pesantren sebagai lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pendidikan karakter yang dilaksanakan oleh Pesantren Asrama Pelajar Islam (API) ASRI Tegalrejo Magelang dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif-analitis. Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan transmisi kebudayaan yang dikemukakan oleh Meyer Fortes yakni, materi atau apa yang ditransmisikan, proses berlangsungnya transmisi, dan cara berlangsungnya transmisi kebudayaan. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah: wawancara, dokumentasi, dan observasi. Temuan dari penelitian ini adalah: Konsep pendidikan karakter di Pesantren Asrama Pelajar Islam (API) ASRI Tegalrejo mempunyai beberapa dasar tata nilai yang saling terkait, yaitu: ikhlas, sederhana, mandiri, persaudaraan, kebebasan, akhlaq mulia, hukuman dan hadiah. Implementasi tata nilai karakter di Pesantren Asrama Pelajar Islam (API) ASRI Tegalrejo dilaksanakan dalam dua segmen; Pertama, diimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari pesantren dengan pengkondisian pembiasaan-pembiasaan budaya pesantren yang mendukung proses internalisasi nilai. Kedua, diimplementasikan dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan berbagai metode, yakni diajarkan dalam mata pelajaran, pemberian contoh (uswah hasanah) dan nasihat yang dilakukan oleh kiai dan santri senior (ustadz) dan penerapan hadiah dan hukuman.
Collections
- Master of Islamic Studies [1687]
