Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Mutu Lulusan Siswa Madrasah Ibtida'iyah Negeri Melikan Rongkop Gunungkidul
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Mutu Lulusan Siswa Madrasah Ibtida'iyah Negeri Melikan Rongkop Gunungkidul Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan pemikiran dan pertimbangan oleh pengajar untuk lebih meningkatkan metode pembelajaran, dan dapat digunakan sebagai motifasi untuk lebih giat lagi dalam mempelajari Pendidikan Agama Islam, sehingga mampu memperkecil kesulitan-kesulitan yang mereka hadapi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), yaitu suatu penelitian yang dilakukan secara intensif, terperinci dan mendalam terhadap suatu obyek tertentu dengan mempelajarinya sebagai suatu kasus. Obyek yang dimaksud dalam penelitian ini adalah strategi guru PAI dalam meningkatkan mutu kelulusan siswa kelas VI MIN Melikan Rongkop Gunungkidul. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sedangkan pendekatan kuantitatif hanya digunakan sebagai pelengkap saja. Hasil penelitian menunjukan strategi guru PAI dalam meningkatkan mutu kelulusan siswa kelas VI MIN Melikan Rongkop Gunungkidul yaitu; 1). Dalam kegiatan pembelajaran terdiri dari tiga bagian yaitu pendahuluan, kegiatan inti, penutup. Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode ceramah, tanya jawab dan demonstrasi, 2). Mengembangkan Visi, misi dan strategi serta program kerja, 3). Meningkatkan kemampuan aplikasi PBM. 4), Mempersiapkan materi pelajaran dengan baik. 5). Memotivasi dan Melibatkan Siswa dan Menciptakan suasana belajar yang senang dan kreatif. 7). Mengevaluasi Pembelajaran. Adapun Faktor pendukung; 1). Adanya koordinasi yang baik dengan kepala madrasah, guru kelas, dan guru PAI. 2). Sebagian besar siswa masih dapat dikendalikan. 3). Sebagian besar siswa telah memiliki buku pegangan. 4). Sarana kelengkapan pembelajaran dan pembelajaran yang menyenangkan. Sedangkan faktor penghambat ; 1). Kualitas peserta didik yang berbeda-beda. 2). Kondisi lingkungan semakin banyaknya hiburan dan alat komunikasi seperti Televisi, Internet, Handphone sehingga konsentrasi belajar siswa berkurang. 3). Semangat siswa kurang terpacu.
Collections
- Master of Islamic Studies [1687]
