Undang-Undang Zakat Sebagai Perangkat Optimalisasi Kegiatan BAZ Kota Samarinda Kalimantan Timur
Abstract
Zakat yang merupakan salah satu dari rukun Islam, apabila dikelola dengan baik akan dapat menyeratakan keadilan sosial di bidang ekonomi. Dan usaha mengorganisasi penghimpunannya di tanah air Indonesia ini telah sejak lama dilakukan. Apalagi setelah adanya himbauan Presiden Soeharto pada peringatan Isra-Mi'raj tahun 1968 di Istana Negara, para Gubernur, Bupati/Wali Kota di masing-masing daerah membentuk organisasi penghimpun zakat dengan bermacam-macam nama. Namun hingga menjelang tahun 2000, organisasi. organisasi tersebut belum banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Setelah ditetapkan dan diberlakukannya UUZ, Pemerintah secara nasional, mulai tingkat pusat sampai ke tingkat kecamatan membentuk BAZ, termasuk di Kota Samarinda, yang di SK-kan oleh Wali Kota Samarinda tanggal 8 November 2001 dan dilantik pada tanggal 12 Desember 2001. Permasalahannya adalah sebelum diberlakukan UUZ, pengelolaan ZIS Kota Samarinda yang dilakukan oleh BAZIS belum berjalan dengan baik dan banyak menghadapi problem. Bagaimana pengelolaannya setelah adanya UUZ dan problematika serta usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi problem lematika tersebut. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), dilakukan terhadap BAZ Kota Samarinda dengan pendekatan fenomenologis. Data yang diperlukan adalah data primer dan data skunder yang diperoleh dari sebagian populasi, yaitu sampel berstrata (wrified sampling) dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, partisipasi, pustaka dan dokumen. Data yang terkumpul berupa data kualitatif dianalisis dengan model interaktif. Dan setelah melalui proses penyajian dan analisis data, diperoleh hasil bahwa kegiatan BAZ Kota Samarinda, meskipun belum optimal, tetapi sudah menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam upaya menghimpun dan mengelola zakat, sehingga zakat itu akan berhasilguna dan berdayaguna terhadap peningkatan kesejahteraan dan keadilan sosial ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat Samarinda.
Collections
- Master of Islamic Studies [1769]
