Transaksi Murabahah di Bank Muamalat Indonesia (Studi Kasus di Bank Muamalat Indonesia Cabang Purwokerto, Tahun 2007)
Abstract
Murabahah sepanjang tahun 2007 merupakan produk yang paling diminati oleh para nasabah di dalam transaksinya di Bank Muamalat Indonesia Cabang Purwokerto. Hal itu terlihat bahwa khusus produk pembiayaan yang menggunakan akad atau transaksi Murabahah sebanyak 250 orang (sekitar 67%), disusul para nasabah yang menggunakan akad atau transaksi Musyarakah sebanyak 88 orang (sekitar 23%), dan pada urutan ketiga ditempati para nasabah yang bertransaksi dengan akad Mudharabah sebanyak 37 orang (sekitar 10%). Hal itulah yang mendorong keinginan penyusun untuk melakukan suatu penelitian. Penelitian tersebut dimaksudkan untuk mengetahui tentang mekanisme transaksi Murabahah, perbandingan jumlah nasabah antar produk pembiayaan, dan juga untuk mengetahui tentang peluang, tantangan dan hambatan yang di hadapi BMI Cabang Purwokerto serta solusi yang dilakukannya.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan normative sosiologis yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti tentang landasan metodologis berdasar pada pustaka yang berupa data sekunder dan penelitian lapangan untuk memperoleh data primer dengan wawancara dan pengamatan dokumen. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan metode kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mekanisme transaksi Murabahah di BMI Cabang Purwokerto dilaksanakan sesuai dengan prinsip syariah. Perbandingan jumlah nasabah didominasi dengan akad Murabahah sebagaimana telah tersebut di atas. Adanya peluang, tantangan, dan hambatan juga telah diupayakan untuk bisa ditangani dengan solusi yang terbaik, dalam arti terbaik bagi nasabah maupun pihak bank. Hasil penelitian ini diharapkan berguna dan menambah wawasan positif bagi masyarakat, para nasabah, para praktisi perbankan, maupun civitas akademik di perguruan tinggi.
Collections
- Master of Islamic Studies [1769]
