Pemahaman Nasabah Tentang Riba pada Bank Syariah (Studi Kasus Nasabah Bank BNI Syariah Cabang Yogyakarta)
Abstract
Dewasa ini munculnya perbankan syari'ah cukup memperoleh tanggapan positif dari nasabah kalangan muslim. Kehadiran Bank Syari'ah yang lebih belakangan dari bank-bank konvensional perlu upaya khusus untuk bersaing. Atribut Syari'ah yang melekat pada perbankan syari'ah seharusnya mendapat tempat di hati masyarakat muslim. Nasabah selama ini hanya memanfaatkan bank-bank konvensional yang operasionalnya menggunakan sistem bunga, sedangkan pada bank syari'ah bebas bunga /riba maka perlu penelitian lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif, sebagai alat analisisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisisi pemahaman riba nasabahdan pada bank syari'ah. Metode penelitian kualitatif (deskriptif) dengan menggunakan angket kuisioner. Data yang diperoleh melalui kuisioner yang disebar kepada responden khusus nasabah bank syari'ah saja. Setelah itu hasil diskor dengan menggunakan skala likwert dengan model jenjang lima, Sangat setuju diberi skor 5, Setuju diberi skor 4, Tidak tahu diberi skor 3, Tidak setuju diberi skor 2, Sangat tidak setuju diberi skor 1. Setelah di analisis ternyata hasil temuan menunjukan bahwa pemahaman riba nasabah bank syariah secara keseluruhan, sedang saja, dengan melihat hasil analisis regresi korelas: ternyata tingkat pemahaman nasabah hanya sebesar 3,573 %, sedangkan pemanfaatan produk oleh nasabah lebih banyak di dasarkan pada ikatan keyakinan dan ingin terbebas dari unsur riba/bunga. Melihat realitas tersebut profesionalisme perbankan syri'ah perlu terus di tingkatkan untuk memaksimalkan upaya peningkatan kesadaran masyarakat (kalangan muslim) dengan permasalahan riba
Collections
- Master of Islamic Studies [1769]
