Analisis Efektivitas Strategi Pemasaran Bank Syariah (Studi Kasus Bank Rakyat Indonesia Syariah Cabang Yogyakarta)
Abstract
Dunia perbankan adalah dunia yang lekat dengan kehidupan jasa keuangan. Munculnya bank-bank baru merupakan pertanda bahwa dunia perbankan telah memasuki era persaingan yang cukup ketat. Persaingan diwarnai dengan adanya berbagai macam produk yang ditawarkan oleh bank untuk merebut hati konsumen agar menjadi nasabahnya. Untuk merebut hati konsumen, diperlukan strategi pemasaran yang efektif dan sesuai dengan harapan nasabah. Strategi pemasaran merupakan salah satu kunci sukses dalam sebuah bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana strategi pemasaran BRI Syariah cabang Yogyakarta dan untuk mengetahui seberapa besar tingkat efektifitas strategi pemasaran tersebut, serta menganalisis strategi pemasaran (bauran pemasaran) BRI Syariah cabang Yogyakarta dalam memenuhi harapan nasabah. Pengambilan data menggunakan tehnik wawancara dan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah nasabah BRI Syariah cabang Yogyakarta. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 125 orang. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini adalah berupa analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan oleh BRI Syariah cabang Yogyakarta lebih banyak dilakukan dengan personal selling dan mengandalkan promosi yang dilakukan oleh nasabahnya sendiri, untuk promosi melalui iklan hanya dimanfaatkan dalam skala kecil saja. Sedangkan untuk tingkat efektifitas (Rasio Hasil Guna) strategi pemasaran BRI Syariah cabang Yogyakarta ternyata belum dapat dikatakan efektif. Ini dapat diketahui dari rasionya yang menunjukkan angka di bawah 100% atau rata-rata rasio efektifitas sebesar 95, 12% dengan tingkat pertumbuhan efektifitas sebesar 2,29%. Untuk bauran pemasaran berupa produk BRI Syariah cabang Yogyakarta mendapatkan tanggapan positif dengan nilai rata-rata sebesar 53,3% Begitu juga dengan harga, jawaban responden positif yaitu rata-rata sebesar 51,4%. Untuk lokasi, 54,4% menyatakan bahwa lokasi BRI Syariah cabang Yogyakarta cukup strategis dan mudah dijangkau. Akan tetapi untuk jawaban mengenai ketersediaan sarana dan prasarana mendapat tanggapan negatif yaitu sebesar 61,6%. Dan untuk promosi, responden menyatakan bahwa promosi yang dilakukan belum optimal dengan nilai 54,9%. Berdasarkan analisis yang dilakukan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa bauran pemasaran BRI Syariah cabang Yogyakarta diterima positif oleh nasabah, artinya cukup dapat memenuhi harapan nasabah.
Collections
- Master of Islamic Studies [1770]
