Burnout Di Masa Menuju New Normal Pada Karyawan Di Kota Makassar Ditinjau Dari Beban Kerja Dengan Dukungan Sosial Sebagai Moderator
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran mengenai hubungan beban kerja
terhadap burnout dan hubungan beban kerja terhadap burnout yang dimoderatori oleh dukungan
sosial. Sebanyak 192 karyawan dari berbagai bidang pekerjaan menjadi sampel untuk penelitian ini.
Skala Beban kerja, MBI-GS, dan MSPSS adalah tiga instrumen pengukuran yang digunakan dalam
penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif. Program SPSS 26 digunakan untuk
menganalisis data penelitian, dan metode pengujian hipotesis termasuk metode analisis regresi
sederhana dan metode analisis moderator dengan menggunakan modul PROCESS Hayes digunakan.
Berdasarkan hasil penelitian, burnout karyawan merupakan konsekuensi langsung dari beban kerja
(Sig. 0,000<0,05 dan R = 26,9%), dan dukungan sosial tidak dapat memoderasi dengan mengurangi
efek ini (int_1 = 0,8415). Dengan demikian, salah satu hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini
diterima sedangkan yang lainnya ditolak.
Collections
- Master of Psychology [494]
