• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perubahan Parameter Fisika pada Proses Biodegradasi Limbah Tenun oleh Bakteri Indigenous

    Thumbnail
    View/Open
    16513131 Shonia Dwi Ratnasari.pdf (5.211Mb)
    Date
    2020
    Author
    16513131 Shonia Dwi Ratnasari
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Shonia Dwi Ratnasari. Perubahan Parameter Fisika pada Proses Biodegradasi Limbah Tenun oleh Bakteri Indigenous. Dibimbing oleh Dr. Joni Aldilla Fajri, S.T., M.Eng. dan Dr. Eng. Awaluddin Nurmiyanto, S.T., M.Eng. Industri tenun Troso di Kabupaten Jepara mengalami peningkatan setiap tahunnya. Semakin tinggi permintaan tekstil tenun, dapat menyebabkan peningkatan yang seimbang antara produksi dan limbah produksi. Berdasakan uji karakteristik limbah cair tenun Troso kandungan Total Suspended Solid (TSS), Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD) dan fenol melebihi ambang batas baku mutu yang dipersyaratkan. Oleh karenanya, pengolahan secara biologis menggunakan mikroorganisme dengan memanfaatkan bakteri pengurai (biodegradasi) dalam pengolahan limbah tenun menjadi alternatif yang sederhana dan ekonomis. Bakteri indigenous dipilih sebagai bakteri pendegradasi dikarenakan bakteri tersebut secara alami hidup bebas di alam yang berasal dari habitatnya sendiri, sehingga bakteri dapat tumbuh dan berkembangbiak dengan mudah karena tidak perlu menyesuaikan diri lagi dengan lingkungannya. Dalam penentuan pendegradasian senyawa organik oleh bakteri indigenous, maka terdapat beberapa faktor yang perlu diperhatikan diantaranya parameter fisik seperti, suhu, pH, daya hantar listrik dan Total Dissolved Solid (TDS). Pada penelitian ini parameter pH dan TDS cenderung mengalami penurunan. Sedangkan parameter suhu dan daya hantar listrik cenderung konstan dan fluktuatif. Adapun bakteri NA T2 C2 yang berasal dari tanah yang ditanami talas (Colocasia esculenta) dan bakteri B7 A1 yang berasal dari tanah yang ditanami rumput jariji memiliki potensi dalam proses biodegradasi yang cukup baik dibandingkan dengan bakteri lainnya.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/29370
    Collections
    • Environmental Engineering [1834]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV