• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Biaya Terapi Pasien Penyakit Stroke Hemoragik Rawat Inap Jkn Di RSUD Panembahan Senopati Bantul Periode Januari – Desember 2018

    Thumbnail
    View/Open
    15613060 Nur Asyifa Almi Nawira.pdf (2.127Mb)
    Date
    2020
    Author
    Nur Asyifa Almi Nawira
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Daerah Istimewa Yogyakarta menduduki urutan kedua angka kejadian stroke tertinggi. Berdasarkan data hasil riset prevalensi dari penyakit stroke semakin meningkat setiap tahun nya dan dilihat dari penanganan penyakit stroke sendiri membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga menjadi beban biaya. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat gambaran terapi pasien stroke melihat besar biaya medik langsung pasien penyakit stroke hemoragik. Mengetahui besar selisih serta perbandingan antara biaya riil dan INA CBG’s. Jenis penelitian ini observasional analitik dengan rancangan cross sectional berdasarkan perspektif rumah sakit. Metode pengambilan data secara retrospketif melalui catatan rekam medik pasien stroke hemoragik di RSUD Panembahan Senopati Bantul.Pengolahan dan analisis data menggunakan analasis data deskriptif dan uji one sample T test untuk mengetahui signifikasi antara biaya riil dengan tarif paket INA-CBG’s (Indonesia Case Base Groups) dan gambaran hasil terapi. Hasil penelitian menunjukan gambaran terapi pemberian terapi yang paling banyak diberikan kepada pasien stroke hemoragik adalah Citicoline (16.43%).Tidak terdapat hubungan antara faktor sosiodemografi dengan outcame humanistic. Total biaya terapi pada pasien stroke hemoragik rawat inap di RSUD Panembahan Senopati Bantul sebesar Rp.235,013.516.00 dengan jumlah 52 pasien dalam periode 1 tahun jenis komponen biaya yang mempunyai alokasi dana terbesar yaitu biaya obat yaitu sebesar Rp. 63,265,599.00, biaya visite dokter, pemeriksaan penunjang medik (labolatorium), biaya alat kesehatan dan biaya lain lain.Terdapat selisih positif dan negatif antara total biaya riil dengan total tarif INA-CBG’. Selisih untuk kelas 2 dengan selisih Rp-1.116.295 pada kelas 1 dan 3 menunjukkan hasil yang signifikan dengan selisih secara berurutan adalah Rp 14.889.410 dan Rp- 25.339.516
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/28304
    Collections
    • Pharmacy [1879]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV