• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penyusunan Jadwal Induk Produksi Pada Perusahaan Make To Order (Studi Kasus di PT. Jombor Permai Indah)

    Thumbnail
    View/Open
    12522180 Sela Handayani.pdf (5.886Mb)
    Date
    2017
    Author
    Sela Handayani
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Di Indonesia, sektor industri properti mengalami pertumbuhan yang cukup baik. Salah satu produk yang digunakan untuk menunjang kebutuhan pembangunan yaitu beton ready mix. Beton ready mix adalah beton segar yang belum mengalami proses pengikatan dan pengerasan yang diproduksi di batching plant dengan penambahan bahan kimia dan kemudian dikirim ke lapangan dengan menggunakan truck mixer. Keunggulan dari beton ready mix yaitu memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan beton konvensional, memiliki waktu yang efisien untuk pengecoran yang memiliki skala besar, dan mutu lebih terjamin dengan komposisi dan kualitas pengadukan yang konsisten. PT. Jombor Permai Indah (PT. JPI) adalah salah satu perusahaan yang memproduksi beton ready mix dan memiliki sistem make to order. Masalah yang terjadi pada perusahaan yaitu terdapat keterlambatan pengiriman ke konsumen. Jika hal tersebut masih berlangsung dalam jangka panjang maka akan berdampak kepada kepuasan konsumen. Dengan adanya masalah tersebut maka pihak perusahaan perlu melakukan perhitungan Jadwal Induk Produksi (JIP) dimana perusahaan akan memproduksi bahan setengah jadi yang diolah dari bahan mentah. Tujuan perhitungan tersebut yaitu agar tidak terjadi keterlambatan pengiriman ke konsumen secara terus menerus. Data yang diperlukan untuk melakukan penyusunan JIP yaitu data quantity on hand, lead time, dan policy order. Setelah dilakukan pengumpulan data tersebut, langkah pertama yaitu melakukan perhitungan project on hand, kemudian dapat ditentukan JIP quantity dan JIP start. Hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa material mentah yang akan diolah menjadi material setengah jadi untuk abu batu akan diproduksi sebesar 37,9 kg untuk periode pertama, 47 kg untuk periode kedua, 34,70 kg untuk periode ketiga, 39,66 untuk periode keempat dan 34,82 kg untuk periode kelima. Sedangkan untuk material split akan diproduksi sebesar 63 kg untuk periode pertama, 74,15 kg untuk periode kedua, 60,85 kg untuk periode ketiga, 67,83 kg untuk periode keempat, 50,65 kg untuk periode kelima. Setelah dilakukan perhitungan JIP didapatkan bahwa terdapat penurunan inventory sebesar 51% untuk material abu batu dan 49% untuk material split.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/28010
    Collections
    • Industrial Engineering [2835]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV