• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Aktivitas Sitotoksik Ekstrak Kloroform Biji Rambutan (Nephellium lappaceum, L) var. aceh lebak bulus terhadap Sel Raji

    Thumbnail
    View/Open
    02613197 Nita Widhatiningsih.pdf (5.402Mb)
    02613197 Nita Widhatiningsih2.pdf (103.3Kb)
    Date
    2006
    Author
    Nita Widhatiningsih
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kanker merupakan kelompok penyakit yang ditandai oleh tidak terkontrolnya proliferasi sel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik biji rambutan pada sel Raji. Penelitian ini menggunakan metode Soxhletasi untuk mengekstraksi biji rambutan dengan pelarut kloroform, kemudian kandungan asam oleat diidentifikasi dengan kromatografi gas. Untuk uji aktivitas sitotoksik, sel Raji dipropagasi terlebih dahulu kemudian dilakukan pemanenan sel Raji, mikroplat dibagi menjadi 6kelompok. Kelompok Aberisikan ekstrak + sel, kelompok B berupa media RPMI + ekstrak, kelompok Cberisikan sel + media RPMI, kelompok D berisi media RPMI, kelompok E berisi DMSO seri kadar + sel, kelompok F berisi DMSO seri kadar + media RPMI. Keenam kelompok tersebut diuji sitotoksisitasnya dengan metode MTT. Sel dengan kepadatan 3x10^4 sel/100 μL didistribusikan kedalam sumuran dan diinkubasi bersama ekstrak kloroform biji rambutan dengan seri kadar 50 μg/mL, 100 μg/mL, 200 μg/mL, 400 μg/mL, 800 μg/mL dan 1600 μg/mL selama 24 jam dan 48 jam. Pada akhir inkubasi, masing-masing sumuran ditambahkan 15 μL MTT 2,5 μg/mL dalam media RPMI. Kemudian dibaca serapannya dengan ELISA reader pada panjang gelombang 550 nm, dan dihitung %kematian sel dan analisis konsentrasi letalnya (LC50) dengan menggunakan analisa Probit. Kadar ekstrak tertinggi yang mampu mematikan 15,507 % populasi sel adalah kadar 1600 μg/mL dan didapat nilai LC50 89,446 mg/mL. Berdasarkan nilai LC50 tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak kloroform biji rambutan (Nephelium Lappaceum, L) var. aceh lebak bulus tidak poten untuk membunuh sel Raji.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/26148
    Collections
    • Pharmacy [1885]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV