• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kurikulum Pendidikan Agama Islam Sekolah di Indonesia Priode 2006 dan 2013 Ditinjau dari Perspektif Pemikiran Al-Maqoshid

    Thumbnail
    View/Open
    tesis full.pdf (6.235Mb)
    RINGKSAN TESISKU.pdf (816.5Kb)
    Date
    2018-10-31
    Author
    Lubis, Ahmadi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kurikulum Pendidikan Agama Islam sekolah di Indonesia ini di anggap kurang atau belum mampu mewujudkan lulusannya yang bertaqwa, beriman dan berakhlak mulia, hal ini di buktikan dengan masih maraknya tindakan asusila yang di lakukan para lulusannya, dimana mereka mendapatkan pendidikan atau pengajaran PAI di sekolahnya, mulai dari tingkat dasar sampai atas. Dengan demikan perlu dilakukan kajian tentang tujuan dan materi ajar kurikulum PAI sekolah ini, apakah memenuhi unsur-unsur al-maqoshid seperti yang Allah maksudkan ketika menurunkan Islam bagi manusia di muka bumi ini. Sebab semestinya kurikulum PAI sekolah harus mengucu pada al-maqoshid Islam itu sendiri. Penelitian ini di fokuskan pada tujuan dan materi ajar kurikulum PAI sekolah tahun 2006 dan 2013 dari perspektif pemikiran al-maqoshid dengan menggunakan metode penelitian kulitatif deskriptif dengan teknik analisi teks. Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi guru-guru PAI dan yang lainnya, dalam mengajarkan kurikulum PAI sekolah di Indonesia ini. Hasil dari penelitian menemukan bahwa tujuan Kurikulum PAI sekolah tahun 2006 dan 2013 dilihat dari perspektif pemikiran al maqoshid hanya sebatas aspek dharuriyah saja, tak tergambar aspek hajiyah dan tahsiniyahnya, sedangkan dalam materi ajarnya memenuhi aspek dharuriyah, tahsiniyah dan hajiyah, materi ajarnya memuat hifzh al diin ( memelihara agama), hifzh Nafs ( memelihara jiwa), hifzh aqal ( memelihara akal), hifzh al-maal (memelihara harta), hifzh nasal ( memelihara keturunan/ kehormatan, baik dari segi kedharuriyannya, maupun dari segi hajiyah dan tahsiniyahnya. Namun, materi ajar tersebut tidak kemperhensif dan kurang berkesinambungan berdasarkan pemikiran al-maqoshid tersebut.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/11726
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1769]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV