• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Fitoremediasi Logam Khrom (Cr) pada Limbah Penyamakan Kulit dengan Tanaman Eceng Gondok (Eichhornia erssipes (Mart.) Solms)

    Thumbnail
    View/Open
    01513101 Imam Abdullah Syafi'i.pdf (9.926Mb)
    01513101 Imam Abdullah Syafi'i2.pdf (465.9Kb)
    Date
    2007
    Author
    Imam Abdullah Syafi'i, 01513101
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Khromium (Cr) merupakan salah satu jenis logam berat yang termasuk katagori limbah Bahan Berbahaya dan Beracun(B3) karena dapat membahayakan makhluk hidup dan mencemari lingkungan. Untuk mengurangi atau menghilangkan efek toksiknya diperlukan pengolahan dan yang umum dilakukan adalah pengolahan secara biologis dengan menggunakan tumbuhan air. Dalam penelitian ini digunakan limbah penyamakan kulit dan tanaman uji yang digunakan adalah eceng gondok (Eichhornia crssipes (Mart).Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan tumbuhan eceng gondok (Eichhornia crssipes (Mart.) dalam mengakumulasi unsur logam berat khromium (Cr) dan mengetahui organ (akar, dan daun) yang paling banyak mengakumulasi unsur logam berat dan juga mengetahui peran tumbuhan eceng gondok (Eichhornia crssipes (Mart.) dalam mengurangi kandungan logam berat khromium (Cr) yang ada di limbah penyamakan kulit. Pengaruh penyerapan logam khromium oleh tanaman eceng gondok dilihat dengan variabel pola tanam (isolasi) dan waktu kontak (3, 6, 9 dan 12 hari), juga dipelajari efek toksisitas logam khromium melalui pengamatan morfologi tanaman. Preparasi sampel akar dan daun tanaman menggunakan metode distruksi basah dengan menggunakan larutan HNO₃ dan analisis konsentrasi logam menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik Uji ANOVA Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyerapan logam khromium dipengaruhi oleh pola tanam dan waktu kontak. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan penyerapan paling besar terdapat di akar tanaman eceng gondok pada waktu kontak 12 hari dengan konsentrasi 100%, yaitu sebesar 7,32 ppm dan penyerapan paling rendah terdapat pada daun tanaman eceng gondok (Eichhornia crssipes (Mart.) dengan konsentrasi 100%, yaitu sebesar 1.13 ppm. Efektifitas penyerapan logam Cr dalam limbah penyamakan kulit pada waktu kontak 12 hari dengan konsentrasi 100% sebesar 76,29. Waktu kontak sangat berpengaruh terhadap penyerapan logam Cr oleh tanaman eceng gondok. Fenomena yang terjadi dalam penelitian ini adalah rhyzofiltrasi.
    URI
    http://dspace.uii.ac.id/123456789/24319
    Collections
    • Environmental Engineering [1818]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV