• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perbaikan Performansi Sistem Manufaktur dengan Pendekatan Model Simulasi Arena di PT. Kawan Sejati Akurasi

    Thumbnail
    View/Open
    01522303 Risma Arnita.pdf (11.63Mb)
    01522303 Risma Arnita2.pdf (259.3Kb)
    Date
    2007
    Author
    Risma Arnita, 01522303
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Simulasi merupakan metodologi untuk melakukan percobaan dengan menggunakan model dari sistem nyata. Sebagai salah satu alat pendukung keputusan, simulasi digunakan untuk mempelajari dan mengevaluasi sistem nyata sehingga dapat diambil tindakan berdasarkan hasil simulasi. Adapun tujuan simulasi pada penelitian ini adalah mengevaluasi beberapa alternatif-alternatif keputusan dan memilih yang terbaik bagi pengambil keputusan dengan menggunakan model simulasi. Penelitian dilakukan di PT. Kawan Sejati Akurasi yang beralamat di Jl. Kaliurang km 19,4 Purwodadi Sleman Yogyakarta. Sistem produksi pada PT. Kawan Sejati Akurasi dimodelkan dengan software Arena 8.0 dan dijalankan sebanyak 20 replikasi, kemudian dianalisa performansinya berdasarkan jumlah output, waktu siklus, jumlah antrian, jalur produksi bottleneck, utilitas sumberdaya, biaya dan rasio manfaat-biaya. Dari analisa performansi model awal kemudian dibuat alternatif-alternatif model pengembangan melalui pengalokasikan sumberdaya mesin dan manusia. Pada Model Pengembangan Satu dilakukan penambahan satu unit mesin Injection Pepsodent dan penambahan satu orang tenaga sortir. Pada model Pengembangan dua dilakukan penambahan satu orang tenaga sortir, Model Pengembangan Tiga dilakukan penambahan satu unit mesin Injection Kelly dan satu orang tenaga sortir, dan pada Model Pengembangan Empat dilakukan penambaahn satu unit mesin Injection Pepsodent. Dari berbagai model tersebut diperoleh skenario terbaik yaitu Model Pengembangan Empat dengan keputusan penambahan satu unit mesin Injection Pepsodent. Penambahan mesin Injection Pepsodent memberikan peningkatan performansi yaitu: output rata-rata meningkat sebesar 0,7%, waktu siklus turun sebesar 8%, waktu tunggu berkurang sebesar 25%, jumlah antrian menurun sebesar 24% dan biaya sistem turun sebesar 7%. Selain itu, dari sisi investasi Model Pengembangan ini layak dilakukan.
    URI
    http://dspace.uii.ac.id/123456789/24161
    Collections
    • Industrial Engineering [2859]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV