• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Psychology And Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Psychology And Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan antara Health Locus of Control dan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi

    Thumbnail
    Date
    2020-06-19
    Author
    Febrianti, Khairina
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tekanan darah tinggi atau lebih dikenal dengan hipertensi merupakan suatu kondisi medis dimana terjadi peningkatan tekanan darah diastolik lebih dari 90mmHg dan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg. Pengobatan hipertensi dapat dilakukan dengan cara memodifikasi gaya hidup pasien. Selain modifikasi gaya hidup, pengobatan hipertensi juga dapat dilakukan menggunakan obat-obatan. Konsumsi obat ini harus dilakukan secara teratur agar tekanan darah dapat terkontrol dan tidak terjadi komplikasi ke penyakit kronik lainnya. Pengobatan hipertensi membutuhkan waktu seumur hidup. Perlunya pengobatan jangka panjang ini, dibutuhkan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatannya. Kepatuhan farmakologis merupakan kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obatnya sesuai dengan anjuran profesional. Menurut Zahednezhad, Poursharifi, & Babapour (2011) perilaku kepatuhan minum obat secara efektif dipengaruhi oleh faktor psikologis seperti memori dan health locus of control. Health locus of control adalah sejauh mana individu percaya bahwa kesehatan mereka ditentukan oleh perilaku mereka sendiri atau dikarenakan faktor eksternal. Subjek pada penelitian ini berjumlah 55 orang dengan usia >18 tahun dan telah mengonsumsi obat hipertensi minimal 2 minggu. Pengukuran untuk variabel Health Locus of Control (HLC) menggunakan skala Multidimensional Health Locus of Control sementara untuk mengukur variabel kepatuhan minum obat menggunakan skala MMAS-8. Hasil uji hipotesis ditemukan terdapat hubungan positif yang signifikan pada dimensi IHLC dengan kepatuhan minum obat (r = 0.344 , p = 0.005) serta hubungan negatif namun tidak signifikan pada dimensi CHLC (r = -0.066 , p = 0.316) dan hubungan positif yang signifikan pada dimensi PHLC (r = 0.397 , p = 0.001) terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi.
    URI
    http://dspace.uii.ac.id/123456789/23583
    Collections
    • Psychology [2586]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV