• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PEMETAAN TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH ILEGAL MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI KAWASAN PERKOTAAN KABUPATEN SLEMAN

    Thumbnail
    View/Open
    PEMETAAN TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH ILEGAL MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI KAWASAN PERKOTAAN KABUPATEN SLEMAN.pdf (8.088Mb)
    Date
    1995-05-25
    Author
    Novi Al Risky, 13513123
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kawasan Perkotaan Kabupaten Sleman merupakan wilayah sasaran urbanisasi Kota Yogyakarta yang menjadi kawasan rawan sanitasi khususnya dalam aspek persampahan. Tingginya jumlah penduduk menyebabkan perluasan wilayah pemukiman yang sulit terjangkau oleh fasilitas pengolahan sampah yang telah disediakan oleh pemerintah setempat. Hal ini menjadikan sampah masih dikelola dengan dibakar, dibuang ke lubang sampah setempat atau bahkan dibuang sembarangan ke halaman atau sungai. Praktek membuang sampah ke sembarang tempat memunculkan adanya TPS illegal. Penelitian ini bertujuan untuk mencari dan mengidentifikasi lokasi tempat pembuangan sampah ilegal (TPS) ilegal untuk mencegah timbulnya kembali TPS ilegal, memetakan sebaran tempat pembuangan sampah ilegal (TPS) ilegal serta menganalisis kebijakan pemerintah setempat guna mengoptimalkan pengawasan terhadap permasalahan persampahan. Data penelitian diperoleh melalui pengamatan dan pengukuran secara langsung dilapangan serta studi pustaka. Seluruh data yang diperoleh, baik yang berbasis geografis maupun yang bersifat deskriptif dan numerik diolah dan dipetakan menggunakan perangkat lunak ESRI ArcMap 10.1. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 67 titik lokasi TPS ilegal yang tersebar di 6 Desa dalam 3 Kecamatan, yaitu Kecamatan Depok terdiri dari Desa Condongcatur, Desa Caturtunggal dan Desa Maguwoharjo. Kecamatan Ngaglik terdiri dari Desa Sariharjo, Desa Sinduharjo dan Desa Minomartani. Kecamatan Ngemplak terdiri dari Desa Wedomartani. Faktor-faktor yang dapat mepengaruhi adanya TPS ilegal yaitu Kepadatan penduduk, tersedianya fasilitas penampungan sampah seperti transferdepo dan container sampah, peruntukkan lahan seperti sungai, bangunan tua, lahan kosong, dan persawahan merupakan lahan yang bisa menjadi faktor timbulnya TPS ilegal serta akses yang mudah dan nyaman bagi pengendara kendaraan pada jalan ateri, jalan kolektor, jalan lokal, dan jalan lingkungan.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/7797
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV