• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemical Analyst
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemical Analyst
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    VALIDASI METODE UJI PENENTUAN ASAM BENZOAT DALAM SAOS SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VISIBLE DI PD SURABRAJA FOOD INDUSTRY CIREBON

    Thumbnail
    View/Open
    Laporan PKL Jumini Khaerunisa (15231039).pdf (2.094Mb)
    Date
    2018-04-27
    Author
    Jumini khaerunisa, 15231039
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Asam benzoat merupakan pengawet makanan yang diizinkan oleh pemerintah Indonesia, namun tidak boleh melebihi konsentrasi batas penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar senyawa asam benzoat dalam saos umbi jalar di PD Surabraja Food Industry. Penentuan kadar senyawa asam benzoat dilakukan dengan metode spektrofotometri UV-Visible pada panjang gelombang 272,4 nm yang merupakan pengembangan dari metode SNI, sehingga perlu dilakukan validasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar asam benzoat rata-rata pada kelima sampel saos SSD, SSK, SR, SBP, STIK secara berurutan sebesar 15,35 ± 0,28 mg/kg, 38,91 ± 4,69 mg/kg, 14,18 ± 0,29 mg/kg, 3,45 ± 0,35 mg/kg dan 2,97 ± 0,35 mg/kg. Nilai presisi yang diperoleh kurang dari 2% sehingga pengulangan sampel dapat dikatakan baik. Nilai recovery pada standar asam benzoat yang didapat sebesar 104,43% merupakan hasil yang baik karena berada pada rentang standar 85-105%. Bagan kendali selama dilakukan pengulangan sampel sebanyak 8 kali terkendali dalam pengendalian statistikal. Perbandingan hasil uji asam benzoat pada lima sampel yang berbeda dengan menggunakan metode anova one way menunjukkan bahwa kelima sampel memberikan hasil yang berbeda secara signifikan namun penggunaan pengawet benzoat pada sampel saos tidak melebihi ambang batas yang telah ditetapkan dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2013 yaitu 1.000 mg/kg.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/7444
    Collections
    • Chemical Analyst [453]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV