• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • New Submissions
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • New Submissions
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Pengaruh Perubahan Biaya Akibat Keterlambatan Pelaksanaan Proyek (Studi Kasus pada Pembangunan Gedung Pt. Bpr. Danagung Ramultf

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (28.38Kb)
    02 prelimnari.pdf (46.86Kb)
    03 daftar isi.pdf (87.31Kb)
    04 abstract.pdf (48.49Kb)
    05.1 bab 1.pdf (81.87Kb)
    05.2 bab 2.pdf (47.11Kb)
    05.3 bab 3.pdf (484.2Kb)
    05.4 bab 4.pdf (33.59Kb)
    05.5 bab 5.pdf (565.3Kb)
    05.6 bab 6.pdf (184.3Kb)
    05.7 bab 7.pdf (50.68Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (30.72Kb)
    07.0 lampiran.pdf (720.5Kb)
    Date
    2005-07-19
    Author
    Handaruningsih, Mia, 99511211
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Proses pelaksanaan suatu proyek terdiri dari banyak aktifitas yang saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Keterlambatan yang terjadi pada salah satu atau beberapa aktifitas tersebut dapat menyebabkan keterlambatan proyek secara kcseluruhan. Antisipasi keterlambatan proyek dengan mempercepat durasi aktifitas pengikut dapat dilakukan antara lain dengan cara penambahan jam kerja, penambahan tenaga kerja, dan dapat juga dengan pergantian tenaga kerja. Dalam penelitian ini ditcliti pengaruh keterlambatan pelaksanaan proyek terhadap biaya dan biaya yang ditcliti adalah biaya untuk upah tenaga kerja pada pekerjaan yang dipercepat. Dari data proyek terdapat beberapa pekerjaan yang mengalami keterlambatan dan setelah dievaluasi dengan metodc konsep nilai hasil dan dari jadwal PDM dipcrkirakan akan mengalami kenaikan biaya sampai akhir proyek sebesar Rp. 52.195.605,- dan diperkirakan akan mengalami keterlambatan selama 5 minggu. Pekerjaan dinding dan lantai pada lantai 1, 2, 3, dan pekerjaan beton bertulang pada lantai 3 sangat mempengaruhi keterlambatan tersebut sehingga perlu dipercepat. Dari hasil analisis dengan crash program dengan lembur, penambahan tenaga kerja, dan shift ternyata pcrcepatan dengan shift dan penambahan tenaga kerja dapat digunakan secara optimal sedangkan pcrcepatan dengan lembur kurang optimal karena penambahan biaya yang terjadi cukup besar. Karena pada percepatan dengan cara shift kenaikan biaya upahnya hanya Rp. 4.542.000,- dan pcrcepatan dengan penambahan tenaga kerja kenaikan upahnya Rp. 4.950.000,- sedangkan pcrcepatan dengan lembur kenaikan upahnya sebesar Rp. 22.239.250,-. Sehingga penyelcsaian proyek dapat dipersingkat menjadi tidak terlambat dengan kenaikan biaya upah yang sangat kccil.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/7349
    Collections
    • New Submissions [152]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV