| dc.description.abstract | Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit metabolik yang
prevalensinya terus meningkat, sehingga diperlukan pengembangan sumber bahan
alam sebagai kandidat agen antidiabetes. Peptida bioaktif hasil hidrolisis protein
berpotensi menghambat enzim dipeptidyl peptidase-IV (DPP-IV) yang berperan
dalam regulasi kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi
potensi limbah bulu ayam sebagai sumber peptida bioaktif inhibitor DPP-IV
melalui pendekatan in silico dan in vitro. Protein bulu ayam (EPBA) diekstraksi
menggunakan metode alkali, kemudian dihidrolisis menggunakan kombinasi enzim
Alcalase dan Neutrase dengan variasi waktu hidrolisis 2, 3, dan 4 jam. Derajat
hidrolisis (DH) ditentukan menggunakan metode TCA, sedangkan profil ukuran
peptida dianalisis menggunakan SDS-PAGE. Screening awal proteolisis secara
virtual dilakukan menggunakan BIOPEP-UWMTM, sedangkan identifikasi peptida
pada hidrolisat terpilih dilakukan menggunakan LC-HRMS/MS dengan pendekatan
de novo sequencing. Potensi bioaktivitas peptida dianalisis menggunakan
PeptideRanker dan prediktor terkait, kemudian aktivitas penghambatan DPP-IV
hidrolisat diuji secara in vitro. Ekstraksi alkali menghasilkan rendemen EPBA
sebesar 18,4924% dan analisis HPLC-FLD mengidentifikasi 17 jenis asam amino.
HEPBA 3 jam menunjukkan DH tertinggi sebesar 57,4% dengan profil peptida
berukuran dominan <5 kDa. Screening virtual menghasilkan sembilan fragmen
peptida yang diprediksi memiliki berbagai aktivitas biologis, termasuk inhibitor
DPP-IV. Analisis LC-HRMS/MS pada HEPBA 3 jam mengidentifikasi 3.414
peptida dengan tingkat kepercayaan tinggi (High Confidence). Screening
bioinformatika menghasilkan empat kandidat utama inhibitor DPP-IV, yaitu
LEGEENRI, TIPGPIL, PLDPNYLPP, dan LEGEESRI. HEPBA 3 jam
menunjukkan penghambatan DPP-IV sebesar 64,43 ± 0,05% pada konsentrasi 62,3
ppm, dengan nilai IC50 sebesar 49,4 ppm (0,0494 mg/mL). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa limbah bulu ayam berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber
peptida bioaktif dengan aktivitas penghambatan DPP-IV. | en_US |