• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Gambaran Pelayanan Farmasi Klinik oleh Apoteker dan Waktu Pelayanan Resep di Puskesmas Ngemplak 1 dan Ngemplak 2

    Thumbnail
    View/Open
    22613266.pdf (3.888Mb)
    Date
    2026
    Author
    D.I., Azzahrah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Pelayanan farmasi klinik di Puskesmas belum sepenuhnya dilaksanakan, dan waktu pelayanan resep, terutama resep racikan, cenderung lebih lama dibanding resep sediaan jadi akibat proses peracikan yang lebih kompleks. Gambaran pelaksanaan farmasi klinik sekaligus waktu pelayanan resep di Puskesmas terutama di Puskesmas Ngemplak 1 dan Puskesmas Ngemplak 2 belum ada di telitih. Tujuan: Menggambarkan pelaksanaan farmasi klinik oleh apoteker, waktu pelayanan resep, serta waktu peracikan resep racikan dan resep sediaan jadi di Puskesmas Ngemplak 1 dan Puskesmas Ngemplak 2 Metode: Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan prospektif, di mana pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dan data dikumpulkan melalui observasi serta wawancara. Total resep yang terkumpul di Puskesmas Ngemplak 1 sebanyak 433 resep, sedangkan di Puskesmas Ngemplak 2 total resep yang terkumpul sebanyak 532 resep. Hasil : Pelaksanaan farmasi klinik di kedua Puskesmas telah sesuai standar pada pengkajian resep, PIO, PTO, dan EPO, sementara konseling dan MESO tetap dijalankan meski menghadapi keterbatasan, dan visite pasien dilaksanakan di Puskesmas Ngemplak 1. Rerata waktu pelayanan resep sediaan jadi 15,12±5,55 menit di Ngemplak 1 dan 12,64±7,53 menit di Ngemplak 2; resep racikan 20,33±6,72 menit di Puskesmas Ngemplak 1 dan 16,87±7,93 menit di Puskesmas Ngemplak 2. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan H0 ditolak dan H1 diterima pada kedua kategori resep, dengan waktu pelayanan di Ngemplak 1 konsisten lebih lama. Kesimpulan : Pelaksanaan farmasi klinik dan waktu pelayanan resep racikan di kedua Puskesmas telah sesuai standar nasional. Waktu pelayanan resep sediaan jadi menunjukkan perbedaan bermakna, dengan Ngemplak 1 secara konsisten lebih lama dibanding Ngemplak 2.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/67136
    Collections
    • Pharmacy [2101]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV