Show simple item record

dc.contributor.authorPradana, Mohamad Zidan
dc.date.accessioned2026-09-12T07:33:41Z
dc.date.available2026-09-12T07:33:41Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/67117
dc.description.abstractPasar Baru Indramayu merupakan pusat urat nadi perekonomian masyarakat lokal yang saat ini mengalami degradasi fisik dan fungsional. Kondisi eksisting menunjukkan tingkat kerusakan struktural mencapai 70%, tumpang tindih sirkulasi antara pengunjung dan aktivitas bongkar-muat logistik, serta ketidakmampuan tata ruang dalam mewadahi tradisi pedagang informal. Selain itu, tapak yang berada di wilayah pesisir menuntut respons arsitektur yang tangguh terhadap iklim tropis bersuhu tinggi. Proyek redesain ini bertujuan untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan mengembalikan fungsi esensial pasar yang higienis, teratur, dan berbudaya melalui pendekatan teori Semiotika Ruang. Penerapan metode Semiotika Ruang dibagi ke dalam tiga dimensi utama. Pada dimensi Sintaksis, rancangan memecahkan konflik sirkulasi melalui pemisahan makro-zonasi yang tegas. Pada dimensi Semantik, identitas kultural masyarakat pesisir Dermayu diwujudkan melalui bentuk selubung bermetafora "Layar Kapal". Pada dimensi Pragmatik, arsitektur pasar merespons kenyamanan iklim mikro dengan memanfaatkan siluet atap tinggi untuk ventilasi silang guna membuang polusi bau dan panas. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah kawasan pasar tradisional modern seluas 35.114 m2 yang memiliki ketangguhan ekologis, efisiensi fungsional, dan kekayaan identitas lokal.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPasar Tradisional, Semiotika Ruang, Arsitektur Tropis, Metafora Layar Kapal, Indramayuen_US
dc.titleRedesain Pasar Baru Indramayu dengan Pendekatan Semiotika Ruangen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22512100


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record