Pengembangan Prototype Sistem Aktuator Elevasi Meriam Berbasis ESP32 dengan Kendali Jarak Jauh Terintegrasi Muhammad Syaifullah Maibara
Date
2026Author
Maibara, Muhammad Syaifullah
Purwanto, Arayndra Shafy
Metadata
Show full item recordAbstract
Perkembangan teknologi sistem kendali dan Internet of Things (IoT) mendorong
pengembangan sistem pertahanan yang lebih efektif dan aman. Pengoperasian aktuator elevasi
meriam secara manual masih memiliki keterbatasan pada aspek keselamatan operator, fleksibilitas
pengendalian, dan kemampuan monitoring secara real-time. Oleh karena itu, pada Tugas Akhir 1
diusulkan beberapa alternatif solusi. Pada Tugas Akhir 2 direalisasikan Usulan Solusi 1 berupa
prototype sistem aktuator elevasi meriam berbasis ESP32 yang menggunakan sistem kendali open-
loop melalui joystick. Prototype ini dilengkapi sensor ultrasonik HC-SR04 sebagai pendeteksi
jarak, ESP32-CAM sebagai media monitoring, dan dashboard berbasis web untuk menampilkan
informasi sistem secara real-time.
Kinerja sistem dievaluasi melalui tiga jenis pengujian, yaitu pengujian akurasi sensor HC-
SR04, pengujian respon sistem kendali, dan pengujian sistem monitoring. Pengujian akurasi sensor
dilakukan dengan membandingkan hasil pembacaan HC-SR04 terhadap meteran pada jarak 20 cm,
50 cm, dan 100 cm, masing-masing sebanyak 10 kali. Pengujian respon sistem kendali dilakukan
pada empat arah pergerakan, yaitu horizontal kanan, horizontal kiri, vertikal atas, dan vertikal
bawah, dengan 10 kali pengulangan pada setiap arah. Pengujian sistem monitoring dilakukan
dengan mengukur frame rate, delay video, dan fungsi dashboard. Parameter yang dianalisis
meliputi nilai error sensor, waktu respon komunikasi joystick ke ESP32, waktu respon ESP32 ke
motor servo, keberhasilan pergerakan servo, frame rate, delay video, serta keberhasilan fungsi
dashboard.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor HC-SR04 mampu mengukur jarak dengan
tingkat akurasi yang baik. Sistem kendali berhasil merespons seluruh perintah dari joystick dengan
tingkat keberhasilan pergerakan servo sebesar 100%. Sistem monitoring juga mampu
menampilkan video secara real-time melalui dashboard dengan rata-rata frame rate sebesar 29,41
frames per second (FPS) dan rata-rata delay sebesar 34,04 ms. Selain itu, dashboard berhasil
menampilkan visualisasi radar berdasarkan data sensor ultrasonik sehingga kondisi di sekitar
prototype dapat dipantau secara langsung.
Prototype yang dikembangkan berhasil mengintegrasikan sistem kendali, sistem
monitoring, dan antarmuka berbasis web dalam satu platform menggunakan ESP32. Sistem
memiliki waktu respon yang cepat, mampu melakukan monitoring secara real-time, serta mudah
dikembangkan pada penelitian selanjutnya. Hasil implementasi menunjukkan bahwa prototype telah direalisasikan sesuai dengan perencanaan pada Usulan Solusi 1 Tugas Akhir 1 dan mampu
memenuhi seluruh tujuan penelitian sebagai proof of concept pengembangan sistem aktuator
elevasi meriam berbasis ESP32 dengan kendali jarak jauh terintegrasi.
Collections
- Electric Engineering [904]
