Analisis Biaya Pembuatan Pelet dari Limbah Bulu dan Jeroan Ayam Menggunakan Metode Cost Benefit Analisis (CBA)
Abstract
Limbah bulu dan jeroan ayam yang dihasilkan dari aktivitas rumah potong unggas
memiliki potensi untuk dimanfaatkan ebagai bahan baku pembuatan pelet ikan sehingga
dapat meningkatkan nilai tambah sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komponen biaya produksi, menganalisis
manfaat ekonomi, serta menilai kelayakan finansial pembuatan pelet dari limbah bulu dan
jeroan ayam menggunakan metode Cost Benefit Analysis (CBA). Penelitian dilaksanakan
di UD. Saiful Boiler, bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Data diperoleh melalui
observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis dilakukan menggunakan
indikator Net present value (NPV) Benefit Cost Ratio (BCR) Internal Rate of Return
(IRR),dan Payback Period (PP). Hasil penelitian menunjukan bahwa total investasi awal
yang dibutuhkan sebesar Rp32.150.000 dengan biaya operasional tahunan sebesar
Rp183.228.00 dan manfaat tahunan sebesar Rp352.800.000. Analisis kelayakan
menghasilkan nilai NPV sebesar Rp390.084.280, BCR sebesar 1,93, IRR melebihi
tingkat diskonto 10%, serta Payback Period selama 0,19 tahun atau sekitar 2–3 bulan.
Berdasarkan hasil tersebut, usaha pemanfaatan limbah bulu dan jeroan ayam menjadi
pelet dinyatakan layak untuk dikembangkan karena mampu memberikan keuntungan
finansial sekaligus mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
