Analisis Penggunaan Mata Uang Lokal Brasil dan Tiongkok Pascaagenda Ekonomi Bilateral Tahun 2025
Abstract
Penelitian ini membahas mengenai kesepakatan ekonomi pemerintah Brazil pada tahun 2025.
Sebuah kesepakatan tingkat tinggi melalui bank sentral Brazil dengan bank sentral dari
pemerintah Tiongkok yang memuat terkait pertukaran mata uang lokal dari Real Brazil dan
Renminbi Tiongkok. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan Policy Content and
Context milik Merilee S. Grindle dari bukunya yang berjudul “Politics and Policy
Implementation in the Third World”. Berdasarkan dari beberapa temuan awal dan informasi
yang tersedia, pemerintah Brazil dan Tiongkok melakukan kesepakatan tersebut didasari atas
hubungan ekonomi yang baik dan adanya tren global dalam konteks multipolar pada sistem
finansial global. Dengan adanya pemerintahan Trump yang menggunakan kekuasaannya
untuk memberikan tekanan pada negara lain terutama mereka yang dianggap melawan
hegemoni dolarnya. Pemerintah Brazil memanfaatkan kesempatan untuk membangun
hubungan baik dengan Tiongkok dan menggunakan peluang hubungan ekonomi yang
membaik untuk mempererat hubungan diantara keduanya dan memperbesar peluang
keuntungan. Hasil temuan penelitian memperlihatkan bahwa kedua negara meraih beberapa
capaian baik dalam konteks penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan ekonomi, tetapi
memperkuat hubungan diplomatik keduanya. Terlebih secara tidak langsung kedua negara
menjalankan perannya sebagai negara anggota BRICS dalam mendorong penggunaan mata
uang lokal.
Collections
- International Relations [1021]
