| dc.description.abstract | Rehabilitasi pasca-stroke memerlukan latihan motorik berulang dengan intensitas untuk
memicu proses neuroplastisitas otak. Namun, pelaksanaan fisioterapi konvensional sering
terkendala oleh terbatasnya jumlah tenaga fisioterapis. Untuk mengatasi masalah tersebut,
penelitian ini mengembangkan sistem robot rehabilitasi non-kontak memanfaatkan arm robot
Ufactory Lite 6 yang dipadukan dengan pemantauan kamera berbasis computer vision. Robot
berfungsi sebagai instruktur visual untuk memandu pasien melakukan latihan ekstremitas atas
(fleksi-ekstensi siku dan bahu), sementara kamera berfungsi mendeteksi keypoints lengan pasien
dan mengklasifikasikan kesesuaian gerakan pasien dengan instruksi robot. Hasil pengujian
menunjukkan bahwa mekanisme validasi gerakan mencapai sensitivity sebesar 94.0% pada
skenario Following dan specificity sebesar 46.0% pada skenario Not Following, menghasilkan
balanced accuracy sebesar 70.0%. Evaluasi kualitas gerakan berbasis RMSE menghasilkan
rata-rata skor 32.43 pada gerak fleksi-ekstensi siku dan 49.07 pada gerak fleksi-ekstensi bahu,
yang membuktikan kemampuan sistem dalam memberikan penilaian kuantitatif secara objektif.
Sedangkan untuk evaluasi konsistensi durasi, robot mampu mempertahankan waktu eksekusi
dengan persentase error rata-rata 8.65%. | en_US |