Monitoring Kualitas Air Kolam Perikanan Lele
Abstract
Sektor perikanan budidaya, khususnya ikan lele, memiliki peran penting dalam ketahanan
pangan dan perekonomian masyarakat Indonesia. Namun, produktivitas budidaya ikan lele masih
terkendala oleh kualitas air kolam yang buruk, sementara pemantauan yang dilakukan petani
selama ini masih bersifat manual dan konvensional berdasarkan pengamatan visual, sehingga
rentan terhadap ketidakakuratan dan keterlambatan deteksi perubahan parameter air. Penelitian ini
bertujuan untuk merancang, membangun, dan menguji kinerja sistem monitoring kualitas air
kolam ikan lele berbasis Internet of Things (IoT) bernama SIFORA (Sistem Filtrasi Otomatis dan
Monitoring Air). Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 yang diintegrasikan dengan
sensor pH, sensor suhu DS18B20, dan sensor kekeruhan (turbidity) untuk memantau kondisi air
kolam secara otomatis dan real-time. Data hasil pengukuran ditampilkan melalui layar OLED serta
dikirimkan ke platform IoT melalui jaringan Wi-Fi sehingga dapat diakses oleh petani secara jarak
jauh. Pengujian dilakukan dengan membandingkan hasil pembacaan sensor terhadap alat ukur
referensi pada berbagai sampel air. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh sensor bekerja
dengan baik, dengan tingkat akurasi sensor pH meningkat dari 98,47% menjadi 99,45% setelah
proses kalibrasi. Sistem SIFORA berhasil dirancang dan direalisasikan sesuai spesifikasi yang
diusulkan, serta mampu meningkatkan efektivitas pemantauan kualitas air kolam secara cepat,
akurat, dan berkelanjutan, sehingga membantu petani mengambil tindakan lebih dini untuk
menjaga kesehatan dan produktivitas budidaya ikan lele.
Collections
- Electric Engineering [904]
