• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Electric Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Electric Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengembangan Modul Smart AC Berbasis IoT dan Pengolahan Citra untuk Kendali Otomatis dan Efisiensi Energi pada Air Conditioner

    Thumbnail
    View/Open
    22524046.pdf (2.616Mb)
    19524059.pdf (2.616Mb)
    Date
    2026
    Author
    Huda, Achmad Khoirul
    Ardheni, Eristio Novar
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penggunaan pendingin ruangan (AC) saat ini menjadi penyumbang konsumsi energi terbesar pada bangunan, dengan kontribusi mencapai 40–60% dari total penggunaan listrik. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah dominasi penggunaan AC konvensional tipe non-inverter yang tidak efisien, ditambah dengan pola perilaku pengguna yang kurang bijak, seperti membiarkan AC menyala di ruangan kosong atau mengatur suhu terlalu rendah. Keterbatasan fitur pada AC konvensional yang tidak memiliki penjadwalan otomatis maupun sistem pemantauan real-time memperburuk pemborosan energi ini. Observasi di Gedung FTI UII memperkuat fakta bahwa pengelolaan AC masih sangat bergantung pada kontrol manual yang rentan terhadap kelalaian manusia. Sebagai solusi, diusulkan pengembangan modul Smart AC berbasis IoT dan pengolahan citra yang dirancang sebagai perangkat tambahan (add-on) tanpa mengubah rangkaian internal AC. Sistem ini mengintegrasikan Raspberry Pi 5 untuk menjalankan algoritma pengolahan citra YOLOv5n guna mendeteksi jumlah orang, sensor DHT22 untuk memantau suhu ruangan, dan NodeMCU ESP8266 sebagai pusat kendali IoT melalui platform Blynk. Pengukuran performa dilakukan di Laboratorium PLC dan SCADA dengan membandingkan skenario penggunaan manual dan otomatis selama satu jam pada berbagai kondisi kepadatan ruangan. Parameter utama yang diukur meliputi akurasi deteksi objek, akurasi pembacaan suhu, efisiensi konsumsi energi listrik (kWh), serta jarak dan sudut efektif pengiriman sinyal inframerah. Hasil pengujian membuktikan bahwa implementasi AC ini sangat efektif dengan capaian efisiensi energi sebesar 48,72% pada pengujian pertama dan 29,33% pada pengujian kedua. Akurasi sensor suhu mencapai 99,63%, sementara deteksi objek mampu mencapai 100% pada kondisi ideal, meskipun menurun menjadi 85,7% saat objek saling berdekatan. Kelebihan utama rancangan ini terletak pada sifatnya yang non-invasif (add-on), kemampuan otomatisasi mode operasional yang lengkap (ON/OFF, Sleep, Cool), serta performa pemrosesan citra yang stabil. Secara keseluruhan, hasil rancangan dinilai sangat sesuai dengan perencanaan awal karena mampu menciptakan sistem kendali AC yang adaptif dan hemat energi tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66983
    Collections
    • Electric Engineering [904]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV