Pengembangan Modul Smart AC Berbasis IoT dan Pengolahan Citra untuk Kendali Otomatis dan Efisiensi Energi pada Air Conditioner
Abstract
Penggunaan pendingin ruangan (AC) saat ini menjadi penyumbang konsumsi energi
terbesar pada bangunan, dengan kontribusi mencapai 40–60% dari total penggunaan listrik.
Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah dominasi penggunaan AC konvensional tipe
non-inverter yang tidak efisien, ditambah dengan pola perilaku pengguna yang kurang bijak,
seperti membiarkan AC menyala di ruangan kosong atau mengatur suhu terlalu rendah.
Keterbatasan fitur pada AC konvensional yang tidak memiliki penjadwalan otomatis maupun
sistem pemantauan real-time memperburuk pemborosan energi ini. Observasi di Gedung FTI UII
memperkuat fakta bahwa pengelolaan AC masih sangat bergantung pada kontrol manual yang
rentan terhadap kelalaian manusia.
Sebagai solusi, diusulkan pengembangan modul Smart AC berbasis IoT dan pengolahan
citra yang dirancang sebagai perangkat tambahan (add-on) tanpa mengubah rangkaian internal
AC. Sistem ini mengintegrasikan Raspberry Pi 5 untuk menjalankan algoritma pengolahan citra
YOLOv5n guna mendeteksi jumlah orang, sensor DHT22 untuk memantau suhu ruangan, dan
NodeMCU ESP8266 sebagai pusat kendali IoT melalui platform Blynk. Pengukuran performa
dilakukan di Laboratorium PLC dan SCADA dengan membandingkan skenario penggunaan
manual dan otomatis selama satu jam pada berbagai kondisi kepadatan ruangan. Parameter
utama yang diukur meliputi akurasi deteksi objek, akurasi pembacaan suhu, efisiensi konsumsi
energi listrik (kWh), serta jarak dan sudut efektif pengiriman sinyal inframerah.
Hasil pengujian membuktikan bahwa implementasi AC ini sangat efektif dengan capaian
efisiensi energi sebesar 48,72% pada pengujian pertama dan 29,33% pada pengujian kedua.
Akurasi sensor suhu mencapai 99,63%, sementara deteksi objek mampu mencapai 100% pada
kondisi ideal, meskipun menurun menjadi 85,7% saat objek saling berdekatan. Kelebihan utama
rancangan ini terletak pada sifatnya yang non-invasif (add-on), kemampuan otomatisasi mode
operasional yang lengkap (ON/OFF, Sleep, Cool), serta performa pemrosesan citra yang stabil.
Secara keseluruhan, hasil rancangan dinilai sangat sesuai dengan perencanaan awal karena
mampu menciptakan sistem kendali AC yang adaptif dan hemat energi tanpa mengorbankan
kenyamanan pengguna
Collections
- Electric Engineering [904]
