• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Psychology
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Psychology
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Antara Komunikasi Ibu - Anak dengan Perilaku Seksual pada Remaja Putri Selama Masa Pacaran

    Thumbnail
    View/Open
    06320020 .pdf (2.929Mb)
    Date
    2010
    Author
    Hanum, Nadia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji adakah hubungan negatif antara komunikasi ibu-anak dengan perilaku seksual pranikah pada remaja putri selama masa pacaran. Hipotesis awal yang diajukan adalah adanya hubungan negatif antara komunikasi ibu-Anak dengan perilaku seksual pranikah pada remaja putri selama masa pacaran. Di mana semakin tinggi komunikasi ibu-anak, maka semakin rendah perilaku seksual pranikah pada remaja putri selama masa pacaran. Sebaliknya semakin rendah komunikasi ibu-anak, maka semakin tinggi perilaku seksual pranikah pada remaja putrid. Subjek penelitian ini adalah remaja putri usia 15-18 tahun yang pernah pacaran atau sedang pacaran, berdomisili di Yogyakarta dan tinggal bersama ibu. Subjek dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode skala. Skala komunikasi ibu-anak mengacu pada aspek komunikasi dari Devito (1997) yaitu: empati, kesetaraan, keterbukaan, sikap mendukung, sikap positif. Skala komunikasi berjumlah 25 aitem, dengan indeks diskriminasi aitem bergerak antara 0,253 sampai 0,781 dengan koefisien reliabilitas Alpha sebesar 0,931. Skala perilaku seksual pranikah mengacu pada tahapan-tahapan perilaku seksual pranikah dari Rustam (dalam Fauzi, 1997), yaitu: (1) memandang tubuh lawan bicara tetapi menghindari adanya kontak mata, (2) mengadakan kontak mata, (3) berbincang-bincang dan membandingkan gagasan. Jika tahap ini ada kecocokan, hubungan akan berjalan terus. Jika tidak, maka hubungan akan terputus, (4) berpegangan tangan, (5) memeluk bahu, tubuh lebih didekatkan, (6) memeluk pinggang, tubuh dalam kontak yang rapat, (7) ciuman di bibir, (8) berciuman bibir sambil berpelukan, (9) rabaan, elusan, dan eksplorasi tubuh pasangannya, (10) saling meraba-raba bagian daerah erogen, (11) bersenggama. Skala perilaku seksual pranikah berjumlah 34 aitem dengan indeks diskriminasi aitem bergerak antara 0,254 sampai 0,811 dan koefisien reliabilitas Alpha sebesar 0,958. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik korelasi product moment Spearman dengan dibantu program SPSS versi 17 for windows. Hasil analisis data menunjukkan tidak ada hubungan antara komunikasi ibu-anak dengan perilaku seksual pranikah pada remaja putri selama masa pacaran (r = -0,018; p=0,455 (p>0,05)). Hasil uji normalitas didapat hasil Kolmogorov-Smirnov test untuk skala perilaku seksual adalah 0,987 dengan p=0,285, sedangkan skala komunikasi ibu-anak adalah 0,640 dengan p=0,807 sehingga data dinyatakan normal karena p > 0,05. Hasil uji linieritas diperoleh nilai F=0,0001 dengan p=0,981, sehingga data dinyatakan tidak linier karena p>0,05. Dari data diatas, dari uji asumsi dan uji hipotesis maka dinyatakan hipotesis ditolak.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66975
    Collections
    • Psychology [1337]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV