• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Textile Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Textile Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Kinerja Operasional Mesin Air Jet Loom serta Penentuan Prioritas Penyebab Downtime akibat Putus Benang Lusi Menggunakan OEE, Fishbone, dan FMEA di Area Weaving PC GKBI

    Thumbnail
    View/Open
    22526007.pdf (3.762Mb)
    Date
    2026
    Author
    Rossi, Damar Tamura
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja mesin Air Jet Loom (AJL) di area weaving PC GKBI menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE), Fishbone Diagram, dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Pengukuran kinerja dilakukan terhadap 31 mesin Air Jet Loom (AJL) selama periode 22 Januari 2026 sampai dengan 21 Februari 2026 berdasarkan data loading time, downtime, output aktual, RPM, dan PPI yang diperoleh dari sistem monitor mesin serta observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata Overall Equipment Effectiveness (OEE) sebesar 74,23%, masih berada di bawah target perusahaan sebesar 95%. Rendahnya nilai OEE dipengaruhi oleh tingginya downtime serta ketidakstabilan performa mesin selama proses produksi. Hasil analisis downtime menunjukkan bahwa gangguan dominan berasal dari sistem benang lusi, terutama gangguan rantas, putus lusi, dan lolos muncul. Analisis Fishbone Diagram menunjukkan bahwa penyebab downtime berasal dari faktor man, machine, method, material, dan environment, dengan faktor material dan method sebagai penyebab dominan. Selanjutnya, hasil analisis FMEA menunjukkan bahwa gangguan rantas memiliki nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi sebesar 378, diikuti putus lusi sebesar 320 dan lolos muncul sebesar 252. Berdasarkan hasil penelitian, usulan perbaikan difokuskan pada pengendalian kualitas benang lusi, evaluasi proses sizing, perbaikan jalur benang, penyesuaian setting mesin, serta peningkatan pengawasan terhadap gangguan berulang. Implementasi perbaikan tersebut diharapkan dapat mengurangi downtime dan meningkatkan kinerja mesin Air Jet Loom (AJL) di area weaving PC GKBI.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66969
    Collections
    • Textile Engineering [31]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV