Perancangan UI/UX Sistem Informasi Akademik Perguruan Tinggi bagi Pengguna dengan Literasi Digital yang Rendah
Abstract
Sistem Informasi Akademik (SIA) memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas
akademik di perguruan tinggi. Namun, di STIE Indonesia Pontianak, pengelolaan dan
penyampaian informasi akademik masih sebagian dilakukan secara manual, sehingga
informasi tersebar dan sulit diakses. Selain itu, hasil survei awal menunjukkan adanya variasi
tingkat literasi digital mahasiswa, khususnya mahasiswa semester awal yang memiliki
tingkat literasi digital lebih rendah dibandingkan mahasiswa semester yang lebih tinggi.
Kondisi tersebut menunjukkan perlunya rancangan antarmuka SIA yang sederhana, mudah
dipahami, dan sesuai dengan karakteristik pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk
merancang prototipe antarmuka SIA yang menekankan kemudahan penggunaan bagi
mahasiswa dengan literasi digital rendah tanpa mengurangi kenyamanan bagi mahasiswa
dengan literasi digital tinggi. Penelitian ini menggunakan Design Science Research
Methodology (DSRM) yang terdiri dari tahapan Problem Identification and Motivation,
define objectives of a solution, Design and Development, Demonstration, Evaluation, dan
Communication. Pada tahap Design and Development serta Evaluation, diterapkan
pendekatan User-Centered Design (UCD) yang meliputi Specify the Context of Use, specify
user requirements, produce design solutions, dan Evaluate Design Against User
Requirements. Penerapan UCD dilakukan melalui observasi aplikasi serupa, wawancara,
identifikasi kebutuhan pengguna, pengembangan prototipe, dan evaluasi usability. Evaluasi
dilakukan menggunakan pengujian usability berbasis tugas untuk mengukur aspek
efektivitas serta instrumen System Usability Scale (SUS) untuk mengukur kepuasan
pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai success rate pada kelompok
mahasiswa dengan literasi digital rendah sebesar 99%, sedangkan pada kelompok
mahasiswa dengan literasi digital tinggi sebesar 100%. Sementara itu, nilai rata-rata SUS
pada kelompok literasi digital rendah sebesar 71,5 dan pada kelompok literasi digital tinggi
sebesar 78,5. Kedua nilai tersebut termasuk dalam kategori acceptable. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa prototipe yang dikembangkan memiliki tingkat usability yang baik dan
dapat diterima oleh mahasiswa dengan tingkat literasi digital yang berbeda. Meskipun
demikian, nilai SUS pada kelompok literasi digital rendah masih lebih rendah dibandingkan kelompok literasi digital tinggi, sehingga diperlukan penyempurnaan pada aspek kejelasan
istilah, visibilitas fitur, dan konsistensi bahasa. Integrasi UCD dalam kerangka DSRM
terbukti dapat menghasilkan rancangan antarmuka SIA yang sederhana, mudah dipahami,
dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Prototipe yang dihasilkan dapat menjadi acuan
dalam pengembangan Sistem Informasi Akademik yang berorientasi pada pengguna di
perguruan tinggi.
Collections
- Master of Informatics [380]
