Show simple item record

dc.contributor.authorRamadhityo, Abhi
dc.date.accessioned2026-09-08T08:13:52Z
dc.date.available2026-09-08T08:13:52Z
dc.date.issued2010
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/66890
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas bermain video game kekerasan dengan perilaku agresif pada remaja. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan positif antara intensitas bermain video game kekerasan dengan perilaku agresif pada remaja. Semakin tinggi intensitas bermain video game kekerasan, maka semakin tinggi perilaku agresif pada remaja. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 44 orang, berusia 15-18 tahun. Adapun skala yang digunakan dalam penelitian ini merupakan skala yang dimodifikasi sendiri oleh peneliti. Skala intensitas bermain video game kekerasan penulis susun berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Del Barrio (2004), sedangkan skala perilaku agresif penulis susun berdasarkan teori Buss&Perry (1992). Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis menggunakan uji korelasi product moment dari Pearson. Hasil analisis data menunjukkan korelasi antara variabel intensitas bermain video game kekerasan dengan perilaku agresif r = 0,446 dengan p = 0,001. Hal ini berarti menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara intensitas bermain video game kekerasan dengan perilaku agresif pada remaja sehingga hipotesis yang diajukan diterima. Sumbangan efektif yang diberikan intensitas bermain video game kekerasan sebesar 19,9 %, yang berarti masih ada 80,1 % faktor lain yang mempengaruhi perilaku agresif pada remaja.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectIntensitas Bermainen_US
dc.subjectVideo Game Kekerasanen_US
dc.subjectPerilaku Agresifen_US
dc.titleHubungan Antara Intensitas Bermain Video Game Kekerasan dengan Perilaku Agresif Remajaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM04320326


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record