Pendekatan Etnomedisin dalam Pengobatan Tradisional Berbasis Budaya di Desa Sukajaya, Kedurang Ilir, Bengkulu Selatan
Abstract
Latar belakang: Pemanfaatan obat tradisional masih memiliki peran penting
dalam kehidupan masyarakat Indonesia karena berkaitan dengan pengetahuan lokal
dan nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini
menggunakan pendekatan etnomedisin untuk mengkaji pemanfaatan tumbuhan
obat oleh masyarakat Desa Sukajaya.
Tujuan: Penelitian ini untuk memberikan kontribusi baru dalam pengembangan
dalam kajian etnomedisin melalui pendokumentasian pengetahuan lokal terkait
pemanfaatan tumbuhan obat di Desa Sukajaya.
Metode: Penelitian menggunakan metode campuran (mixed method).
Pengumpulan data dilakukan pada bulan Februari – April 2026 di Desa Sukajaya,
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi menggunakan purposive
sampling.
Hasil: Penelitian mengidentifikasi 31 spesies tumbuhan obat dari 20 famili, dengan
famili Zingiberaceae yang paling banyak dimanfaatkan. Bagian tumbuhan yang
paling banyak digunakan adalah daun sebesar 36%, sedangkan cara penggunaan
yang paling banyak yaitu diminum melalui metode perebusan sebesar 77%. Batuk
merupakan penyakit paling banyak diobati, diikuti oleh hipertensi dan asam urat.
Selain itu, kunyit (Curcuma longa L..) memiliki nilai Use Value (UV) tertinggi
sebesar 0,51 dan nilai Fidelity Level (FL) tertinggi sebesar 50,91.
Kesimpulan: Masyarakat Desa Sukajaya masih mempertahankan pemanfaatan
tumbuhan obat sebagai pengobatan tradisional yang diwariskan secara turun-
temurun.
Collections
- Pharmacy [2101]
