| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan anatar interrole conflict dengan kepuasan pernikahan. Asumsi awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara interrole conflict dengan kepuasan pernikahan. Semakin rendah interrole conflict maka semakin tinggi kepuasan pernikahan. Subjek dalam penelitian ini adalah suami atau istri yang memiliki anak minimal satu, bekerja, memiliki pasangan yang bekerja, dan berusia dari 22 sampai dengan 58 tahun. Jumlah subjek dalam penelitian adalah 79 orang yang terdiri dari 39 orang laki-laki dan 39 orang perempuan. Skala kualitas pernikahan berjumlah 13 aitem yang disusun berdasarkan aspek-aspek aspek-aspek The Development of the Indonesian Moslem Marital Quality Scale (IMMQS) dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Wahyuningsih (2012), sedangkan skala interrole conflict berjumlah 4 aitem yang disusub berdasarkan aspek-aspek Propensity for Inter-role Conflict Scale (PIRCS) menurut Frone, Rusell, dan Cooper (1992). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Spearman Rho. Korelasi menunjukkan nilai r = -0,216 dengan p = 0,029 (p<0,05), yang artinya ada hubungan negatif yang signifikan amtara interrole conflict dengan kualitas pernikahan, sehingga hipotesis diterima. | en_US |