Analisis Perbandingan Penurunan Fondasi Tiang Pancang Menggunakan Pendekatan 1-Dimensi Terzaghi dan Metode Elemen Hingga 2-Dimensi (Studi Kasus: Proyek Tower Pendidikan di Surabaya)
Abstract
Konsolidasi tanah merupakan proses berkuranganya volume tanah akibat keluarnya air pori
karena pembebanan. Pada tanah lunak, proses ini dapat menyebabkan penurunan besar dalam
jangka panjang dan memengaruhi keamanan bangunan bertingkat. Penelitian ini bertujuan
membandingkan penurunan fondasi berdasarkan Teori Terzaghi satu dimensi dan Settle3D dengan
analisis numerik PLAXIS 2D, serta mengevaluasi kesesuaiannya terhadap batas penurunan dan
beda penurunan SNI 8460:2017.
Penelitian dilakukan pada fondasi Tower Pendidikan di Kota Surabaya. Daya dukung tiang
dianalisis menggunakan metode Luciano Decourt, sedangkan penurunan tiang dihitung dengan
metode Vesic. Penurunan elastis, konsolidasi, dan total dianalisis menggunakan Teori Terzaghi,
Settle3D, dan metode elemen hingga melalui PLAXIS 2D.
Hasil setiap metode kemudian dibandingkan dan dievaluasi berdasarkan sudut distorsi
antarfondasi. Hasil menunjukkan rata-rata penurunan elastis metode manual sebesar 139,77115
mm dan PLAXIS 2D sebesar 44,5807 mm, dengan selisih 68,09%. Penurunan konsolidasi masing-
masing sebesar 149,1623 mm dan 50,6247mm. Metode manual dan Settle3D menghasilkan nilai
lebih konservatif. Evaluasi beda penurnan menunjukkan Sembilan segmen memenuhi dan tujuh
segmen tidak memenuhi SNI 8460:2017. Dengan lokasi kritis yang berbeda pada setiap metode.
Collections
- Civil Engineering [4889]
