| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan negatif antara pengasuhan Islami orangtua dengan kecemasan interpersonal remaja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini ada dua, yang pertama adalah ada hubungan negatif antara pengasuban Islami ayah dengan kecemasan interpersonal remaja, dimana semakin tinggi pengasuhan Islami ayah, semakin rendah kecemasan interpersonalnya, begitu pula sebaliknya. Hipotesis yang kedua adalah ada hubungan negatif antara pengasuhan Islami ibu dengan kecemasan interpersonal remaja, dimana semakin tinggi pengasuhan Islami ibu, semakin rendah kecemasan interpersonalnya, begitu pula sebaliknya. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 90 orang remaja kelas X (sepuluh) SMA swasta Islam, yakni SMA Muhammadiyah I Yogyakarta. Skala yang digunakan dalam penelitian ini ada dua, yakni skala pengasuhan Islami yang menggunakan aspek-aspek yang dikemukakan Suwaid (2004), berjumlah 38 aitem dan skala kecemasan interpersonal yang menggunakan aspek-aspek yang dikemukakan Sue (1986), berjumlah 26 aitem. Hasil uji asumsi untuk mengetahui pengasuhan Islami ayah menunjukkan sebaran data normal (K-SZ= 0.809; p = 0.530) dan linier (F 17.095; p=0.000), maka data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik korelasi product moment dari Pearson. Dari hasil korelasi dapat diketahui bahwa pengasuhan Islami ayah berkorelasi sangat signifikan dengan kecemasan interpersonal remaja (r = -0.382). Hasil uji asumsi untuk mengetahui pengasuhan Islami ibu menunjukkan sebaran data normal (K- SZ= 0.741; p = 0.642) dan linier (F9.596; p = 0.003), maka data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik korelasi product moment dari Pearson. Dari hasil korelasi dapat diketahui bahwa pengasuhan Islami ibu berkorelasi sangat signifikan dengan kecemasan interpersonal remaja (r = -0.308). | en_US |