| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara adversity quotient dengan prestasi belajar pada siswa KMS SMP Negeri di Kota Yogyakarta, Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara variabel adversity quotient dengan prestasi belajar pada siswa KMS SMP Negeri di Kota Yogyakarta. Semakin tinggi adversity quotient yang dimiliki oleh siswa, maka semakin tinggi pula prestasi belajar siswa. Sebaliknya, semakin rendah adversity quotient yang dimiliki siswa, akan semakin rendah pula prestasi belajar siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa KMS yang sedang menimba ilmu di SMP Negeri di wilayah kota Yogyakarta, laki-laki dan perempuan, yang sedang duduk di kelas VII. Subjek penelitian berjumlah 117 siswa KMS SMP Negeri di Kota Yogyakarta. Skala adversity quotient yang digunakan dalam penelitian ini merupakan skala yang disusun oleh peneliti dengan mengacu pada dimensi-dimensi yang dikemukakan oleh Stoltz (2005) yaitu (a) control, (b) origin & ownership, (c) reach, dan (d) endurance. Sementara prestasi belajar diperoleh dari arsip atau dokumentasi sekolah, berupa nilai rapor semester 2, yang terdiri atas 8 mata pelajaran yang bersifat teoritis. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik uji korelasi product moment Karl Pearson fasilitas program SPPS 17.0 for windows untuk mengetahui ada hubungan antara adversity quotient dengan prestasi belajar pada siswa KMS SMP Negeri di Yogyakarta. Uji korclasi product moment Karl Pearson menunjukkan untuk SMPN 1 skor r = 0,310 dan skor p = 0,024 (1-tailed) berarti menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara variabel adversity quotient dengan prestasi belajar pada siswa KMS SMP Negeri 1 di Kota Yogyakarta. Uji korelasi product moment Karl Pearson menunjukkan untuk SMPN 5 skor r = 0,556 dan skor p = 0,309 (1-tailed) berarti menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara adversity quotient dengan prestasi belajar pada siswa KMS SMP Negeri 5 di Kota Yogyakarta. Uji korelasi Product Moment Karl Pearson menunjukkan untuk SMPN 8 skor r = 0, 174 dan skor p 0,116 (1-tailed) berarti menunjukkan tidak ada korelasi antara adversity quotient dengan prestasi belajar pada siswa KMS SMP Negeri 8 di Kota Yogyakarta. | en_US |