| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari pelatihan berpikir positif terhadap kecerdasan emosi pada siswa SMA. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat perbedaan kecerdasan emosi pada siswa sebelum dan sesudah menjalani pelatihan berpikir positif, semakin besar pengaruh pelatihan ini terhadap kecerdasan emosi, maka semakin besar juga perbedaan skor sebelum dan sesudah diadakan pelatihan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA N 2 Ngaglik. Penelitian ini menggunakan satu buah skala yang disusun berdasarkan teori kecerdasan emosi Goleman (1999).
Data dianalisis dengan menggunakan paired sample t-test menggunakan SPSS 16 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan kecerdasan emosi pada siswa setelah menjalani pelatihan berpikir positif. Hal ini ditunjukkan oleh gain score antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dengan t = 0,262, p = 0,797, (p > 0,05). | en_US |