Pengurangan Bullwhip Effect pada Rantai Pasok Produk Gula Pasir Menggunakan Metode Collaborative Planning Forecasting Replenishment
Abstract
Fenomena bullwhip effect dalam rantai pasok produk gula pasir menyebabkan fluktuasi
order yang lebih besar dibandingkan permintaan aktual, sehingga menimbulkan
ketidakseimbangan persediaan, dan risiko stock out. Penelitian ini bertujuan untuk
mengukur nilai bullwhip effect serta merancang strategi pengurangan melalui penerapan
metode Collaborative Planning, Forecasting, and Replenishment (CPFR) pada PT
Madukismo. Metode penelitian menggunakan data permintaan produk gula pasir periode
Januari 2024–November 2025, dengan tahapan analisis meliputi forecasting, perhitungan
safety stock, reorder point, rough-cut capacity planning (RCCP), dan evaluasi service
level. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai bullwhip effect awal cukup tinggi, namun
setelah penerapan CPFR terjadi penurunan signifikan dengan tingkat pelayanan mencapai
lebih dari 92%. Temuan ini membuktikan bahwa CPFR mampu meningkatkan akurasi
peramalan, menstabilkan pola order, serta memperbaiki efisiensi rantai pasok
perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi perusahaan dalam
mengoptimalkan strategi replenishment dan mengurangi risiko ketidakseimbangan
persediaan.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
