• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Daya Dukung Aksial dan Lateral Fondasi Bored Pile akibat Beban Ekstrem Berdasarkan Data N-SPT (Studi Kasus: Jembatan Penghubung Pulau Laut Kotabaru–Batulicin)

    Thumbnail
    View/Open
    22511203.pdf (9.017Mb)
    Date
    2026
    Author
    Khalida, Helga Natura
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Proyek pembangunan Jembatan Penghubung Kotabaru-Batulicin merupakan jembatan sepanjang 3,75 km yang menghubungkan dua pulau untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Mengingat struktur jembatan menerima beban ekstrem, diperlukan fondasi dengan kapasitas dukung dan stabilitas yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis kapasitas dukung aksial dan lateral, deformasi, serta safety factor fondasi bored pile PL2 terhadap pembebanan Ekstrem I dan Ekstrem II. Analisis dilakukan menggunakan metode Meyerhof, Reese & Wright, dan Broms berdasarkan data N-SPT, kemudian dibandingkan dengan hasil pemodelan PLAXIS 3D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Meyerhof menghasilkan kapasitas dukung izin aksial sebesar 69405,74 kN pada tiang tunggal dan 2041207,591 kN pada tiang kelompok, sedangkan metode Reese & Wright menghasilkan 58359,30 kN pada tiang tunggal dan 1716333,356 kN pada tiang kelompok. Seluruh nilai tersebut lebih besar daripada beban yang bekerja sehingga fondasi memenuhi persyaratan keamanan. Analisis kapasitas dukung lateral menggunakan metode Broms menghasilkan kapasitas dukung izin sebesar 10711,85 kN untuk tiang tunggal dan 535592,45 kN untuk tiang kelompok, yang juga lebih besar daripada beban lateral pada Kondisi Ekstrem I dan Ekstrem II. Analisis deformasi menunjukkan penurunan maksimum hasil PLAXIS 3D sebesar 0,0853 m pada tiang tunggal dan 0,1251 m pada tiang kelompok, serta defleksi lateral tiang tunggal maksimum sebesar 0,00215 m, yang masih berada di bawah batas izin. Hasil analisis safety factor menggunakan PLAXIS 3D sebesar 5,047 pada pembebanan aksial, 2,908 pada pembebanan lateral Kondisi Ekstrem I, dan 5,788 pada Kondisi Ekstrem II, seluruhnya melebihi nilai minimum sebesar 2,5. Dengan demikian, fondasi bored pile PL2 memenuhi persyaratan kapasitas dukung, deformasi, dan faktor keamanan sehingga dinyatakan aman terhadap pembebanan ekstrem serta layak digunakan sebagai sistem fondasi utama pada struktur pylon Jembatan Penghubung Kotabaru–Batulicin berdasarkan hasil analisis manual dan numerik yang saling mendukung.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66732
    Collections
    • Civil Engineering [4889]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV