Hubungan Dukungan Keluarga terhadap Depresi pada Penderita HIV Aids
Abstract
Penelitian ini bertujuan menguji keterkaitan antara dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada penderita HIV/AIDS. Hipotesis yang diajukan adalah adanya hubungan negatif antara tingkat dukungan keluarga dan kecenderungan depresi pada penderita.Subjek dan Instrumen PengukuranSubjek penelitian mencakup 50 orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Yogyakarta, yang terdiri atas 2 laki-laki dan 48 perempuan. Alat ukur dukungan keluarga disusun peneliti berpatokan pada dimensi dukungan keluarga dari House (Smet, 1994). Sementara itu, tingkat depresi diukur menggunakan skala adaptasi Beck Depression Inventory II (BDI II) karya Beck (1987).Metode dan Hasil AnalisisPengujian data memakai korelasi non-parametrik Spearman. Hasil statistik menghasilkan nilai $r = -0{,}434$ dan $p = 0{,}001$ ($p < 0{,}05$). Hal ini menandakan bahwa semakin tinggi dukungan dari keluarga, semakin rendah risiko depresi pada penderita HIV/AIDS, dan sebaliknya. Kontribusi dukungan keluarga dalam mereduksi kecenderungan depresi ini tercatat sebesar $18{,}9\%$.
Collections
- Psychology [1337]
