Show simple item record

dc.contributor.authorMagfirah, Restu
dc.date.accessioned2026-09-03T07:09:18Z
dc.date.available2026-09-03T07:09:18Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/66695
dc.description.abstractKualitas air minum pada jaringan distribusi dipengaruhi oleh efektivitas proses desinfeksi dalam mempertahankan konsentrasi sisa klorin hingga sampai ke pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sisa klorin, tekanan jaringan distribusi, dan total coliform pada sistem distribusi air minum IPA Minomartani, Sleman, serta mengevaluasi hasil pengukuran lapangan menggunakan EPANET. Pengukuran sisa klorin dilakukan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dengan reagen diethyl-p- phenylenediamine (DPD), sedangkan total coliform diuji menggunakan metode MPN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi sisa klorin berkisar antara 0,471–0,5 mg/L dan masih memenuhi standar minimum 0,2 mg/L sesuai PERMENKES Nomor 2 Tahun 2023. Hasil pemeriksaan total coliform juga memenuhi baku mutu yang berlaku. Simulasi EPANET menunjukkan konsentrasi klorin relatif stabil selama 24 jam dengan perbedaan yang kecil dibandingkan hasil pengukuran lapangan memiliki perbedaan sebesar 1,4 %. Secara umum, sistem desinfeksi IPA Minomartani masih memenuhi standar kualitas air minum dan mampu menjaga kualitas air hingga ke pelanggan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectsisa klorin, desinfeksi, spektrofotometri DPD, EPANET, jaringan distribusi, total coliformen_US
dc.titleEvaluasi Sistem Disinfeksi pada IPA (Instalasi Pengolahan Air) Minomartani, PERUMDA Tirta Sembada, Slemanen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21513137


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record