Studi Penggunaan Kalsium Karbonat sebagai Terapi Terkait Gangguan Mineral Tulang pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis di RS PKU Muhammadiyah Gamping
Abstract
Latar belakang: Gangguan mineral tulang (GMT) merupakan komplikasi umum
pada pasien penyakit ginjal kronis (PGK) yang menjalani hemodialisis (HD).
Kalsium karbonat merupakan salah satu pengikat fosfat berbasis kalsium yang
paling banyak digunakan dalam penanganan GMT karena efektif menurunkan
kadar fosfat serum.
Tujuan: Mengetahui profil pasien PGK yang menjalani hemodialisis dan gambaran
terapi obat kalsium karbonat terkait pengobatan GMT di RS PKU Muhammadiyah
Gamping.
Metode: Penelitian dilakukan secara observasional analitik dengan desain
retrospektif dengan cross-sectional menggunakan data populasi seluruh pasien
PGK yang menjalani HD pada tahun 2024–2025 yang memenuhi kriteria inklusi
dan eksklusi. Data karakteristik, klinis, dan penggunaan obat dianalisis deskriptif
menggunakan Microsoft Excel, serta secara inferensial menggunakan uji Chi-
square menggunakan untuk menilai hubungan karakteristik pasien dengan
peresepan kalsium karbonat.
Hasil: Dari 254 pasien, karakteristik sosiodemografi didominasi laki-laki
(60,24%), usia 40–60 tahun (49,21%), pendidikan menengah (66,14%), dan
pekerjaan non-formal (61,81%). Penyakit penyerta terbanyak adalah hipertensi
(79,82%), dengan mayoritas pasien menjalani HD <5 tahun (77,56%). Sebanyak
218 pasien (86,22%) menerima kalsium karbonat 500 mg dua kali sehari. Analisis
chi-square menunjukkan hubungan bermakna antara penggunaan kalsium karbonat
dengan kedua penyakit penyerta tersebut < 0,05.
Kesimpulan: Pasien PGK yang menjalani HD didominasi laki-laki, usia 40–60
tahun, dengan komorbiditas terbanyak hipertensi. Kalsium karbonat merupakan
terapi GMT yang paling dominan digunakan, dengan penggunaan yang
berhubungan signifikan terhadap hipertensi dan diabetes melitus
Collections
- Pharmacy [2101]
