| dc.description.abstract | Latar belakang: Amikasin berisiko menyebabkan nefrotoksisitas, sedangkan
variasi fungsi ginjal pada pasien ICU memengaruhi farmakokinetik–
farmakodinamik sehingga diperlukan optimasi regimen dosis.
Tujuan: Memperoleh hasil dan melakukan evaluasi pemodelan FK-FD amikasin
berbasis populasi berdasarkan regimen dosis pada pasien ICU RSA UGM periode
2024.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional retrospektif pada
pasien ICU RSA UGM yang mendapat terapi amikasin selama tahun 2024. Analisis
dilakukan menggunakan pendekatan Nonlinear Mixed Effect Model dengan
software Monolix 2024R1 dan Simulx 2024.
Hasil : Model FK-FD populasi menghasilkan estimasi parameter volume distribusi
(Vd) dan clearance (Cl) yang sesuai dengan nilai rujukan serta memenuhi kriteria
evaluasi berdasarkan nilai likelihood, grafik observation versus prediction, dan
relative standard error. Uji korelasi menunjukkan bahwa usia, creatinine clearance
(ClCr), dan indeks massa tubuh berpengaruh signifikan terhadap volume distribusi
(p<0,05). Pada parameter clearance, usia, ClCr, indeks massa tubuh, dan kategori
fungsi ginjal normal juga berpengaruh signifikan (p<0,05). Simulasi regimen dosis
menunjukkan 38 pasien telah mencapai target farmakodinamik Cmax/MIC ≥8–10,
sedangkan 24 pasien belum mencapainya.
Kesimpulan : Model FK-FD populasi amikasin memenuhi kriteria evaluasi.
Creatinine clearance (ClCr) berpengaruh terhadap farmakokinetik amikasin
sehingga penyesuaian dosis berdasarkan fungsi ginjal diperlukan. | en_US |