| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara manajemen waktu dan efikasi diri dengan stres kerja. Tujuan selanjutnya yaitu mengetahui bagaimana hubungan manajemen waktu dan efikasi diri terhadap stres kerja pada karyawan PT. Primissima. Subyek dari penelitian ini adalah karyawan PT. Primissima sebanyak 70 orang, berjenis kelamin perempuan dan laki-laki, memiliki masa kerja dari 1 tahun hingga 28 tahun dan berusia 21 tahun hingga 56 tahun. Teknik yang dipakai dalam penelitian ini adalah dengan metode purposive sampling. Ada tiga skala yang digunakan dalam penelitian ini. Skala pertama adalah skala manajemen waktu yang seluruh aitemnya dibuat sendiri oleh peneliti dengan mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Macan et. al. (1990). Skala kedua yaitu skala efikasi diri yang seluruh aitemnya dibuat sendiri oleh peneliti dengan mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Bandura (1977). Sedangkan skala ketiga adalah skala stres kerja yang seluruh aitemnya dibuat sendiri oleh peneliti dengan mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Terry Beehr dan John Newman (1978) dalam Jacinta F. Rini. Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik. Uji hipotesis dilakukan dengan non parametrik tes dari Spearman, hipotesis pertama menunjukkan korelasi r = -,321 dan p=0,003 (p<0,05), artinya ada hubungan yang sangat signifikan antara manajemen waktu terhadap stres kerja. Uji hipotesis dengan non parametrik tes dari Spearman juga dilakukan pada hipotesis kedua yang menunjukkan r = -,465 dan p = 0,000 (p<0,05), artinya ada hubungan yang sangat signifikan antara efikasi diri terhadap stres kerja. | en_US |