Hubungan antara Coparenting Behaviour dengan Kelekatan Orang Tua pada Remaja Akhir
Abstract
Kelekatan dengan orang tua merupakan salah satu faktor penting yang
mempengaruhi perkembangan pada remaja akhir. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan antara coparenting behaviour terhadap kelekatan orang tua
pada remaja akhir. Penelitian ini secara khusus mengkaji hubungan setiap aspek
coparenting behavour, yaitu cooperative, conflict, dan triangulation, terhadap
kelekatan pada ibu dan ayah secara terpisah. Data dikumpulkan dengan
menggunakan skala Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) untuk
mengukur kelekatan terhadap ibu dan ayah, serta Coparenting Inventory for
Adolescents (CI-PA) untuk mengukut coparenting behaviour. Penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian
berjumlah 163 remaja akhir berusia 18–21 tahun yang masih memiliki kedua orang
tua. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data
dilakukan menggunakan korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa cooperative coparenting memiliki hubungan positif yang signifikan dengan
kelekatan terhadap ibu maupun ayah. Sebaliknya, conflict coparenting dan
triangulation coparenting memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan
kelekatan terhadap ibu maupun ayah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas
hubungan pengasuhan bersama antar orang tua memiliki peran penting dalam
pembentukan kelekatan remaja akhir terhadap ibu dan ayah.
Collections
- Psychology [1337]
